Berita

ilustrasi, macet

Bisnis

Pengusaha Menanggung Hancurnya Infrastruktur

Menteri Hidayat Bela Kepentingan Industri Otomotif
RABU, 20 JUNI 2012 | 08:28 WIB

RMOL.Lambannya perkembangan infrastruktur di tanah air terpaksa harus ditanggung kalangan pengusaha. Terjadi penurunan daya saing di mata investor.

Porsi anggaran negara untuk pembiayaan infrastruktur selama ini belum menembus level lima per­sen. Makanya, jangan heran jika perkem­bangan infrastruktur tak kunjung mem­baik. Hal itu dinilai menu­run­kan daya saing Indone­sia di mata investor glo­bal. Perlu ada ko­mit­men dalam memper­besar porsi belanja in­frastruktur pada waktu ke depan.

Wakil Ketua Umum Ka­din Bi­dang Per­bankan dan Finansial Ro­san P Roeslani mengatakan, World Economic Forum (WEF) me­nem­patkan per­soalan infra­struk­tur sebagai ma­salah ketiga daya saing nasional setelah korup­si dan inefisiensi birokrasi peme­rintah.

Ia mengungkapkan, sebagai salah satu penentu peringkat daya saing, kondisi infrastrukutr Indo­nesia menempati peringkat 76 dari 142 negara, jauh di bawah Ma­­laysia (peringkat 26) dan Thai­­­land (peringkat 42).

“Bagi Indonesia dan negara ber­kem­bang lainnya, persoalan infra­struk­tur bukan saja terfokus pada upaya menggali sumber pen­da­naan alternatif seperti Public Private Par­t­nership (PPP),” ujar Rosan dalam Seminar Kajian Tengah Tahun 2012 bertema Efek­­tivitas Fiskal, Percepatan In­frastruktur dan In­termediasi Per­bankan di Jakarta, kemarin.

Wa­kil Ketua Komisi XI DPR Harry Azhar Azis mengatakan, pada waktu ke depan diperlukan komitmen dari calon Presiden mendatang untuk memperbesar belanja infrastruktur diban­ding­kan de­ngan belanja modal dan belanja pegawai.

“Selama ini belanja in­fra­struk­tur untuk APBN masih di bawah lima persen dari PDB (Produk Do­mes­tik Bruto), jadi perbankan harus ber­tindak juga,” pintanya. Rasio belanja infra­struk­tur ter­hadap PDB tahun ini hanya 2,21. Padahal, idealnya di atas lima persen.

Menurut Harry, anggaran in­frastruktur minim karena peme­rin­tah lebih banyak mengalo­ka­sikan anggaran untuk subsidi ba­han bakar minyak (BBM).

Berdasarkan data Kemente­rian Keuangan, total belanja in­fra­struktur pada 2012 mencapai Rp 161,4 triliun, dengan rasio 2,21 persen terhadap asumsi PDB se­besar Rp 7.298 triliun. Se­bagai per­bandingan, rasio belanja in­fra­struktur di China sudah mencapai 14 persen.

Bela Industri Otomotif

Menteri Perindustrian (Men­perin) MS Hidayat menegaskan, persoalan hancurnya infra­struk­tur telah menyebabkan kema­ce­tan, teru­tama di Jakarta. Dan ke­­­ma­­cetan tersebut bukan dise­bab­kan lonjakan produksi in­dus­tri oto­motif.

“Pemerintah sudah mener­bitkan Undang-Undang No 2/2012 tentang Pe­ngadaan Tanah Bagi Pemba­ngunan Untuk Ke­pen­tingan Umum. Guna menin­daklanjuti itu, dalam waktu dekat, pemerintah akan menerbitkan aturan turunan Umdamg-Undang ter­sebut, termasuk regulasi pe­tunjuk pelaksana (juklak),” ce­tusnya.

Hidayat berharap, pe­ner­bit­kan juklak bisa memper­cepat pem­­­bang­unan infrastruktur ja­lan dan pelabuhan. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya