Berita

alex noerdin/ist

Nusantara

Alex Noerdin: Pemerintah Zalim Biarkan Nelayan Menderita

SELASA, 19 JUNI 2012 | 22:20 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Calon gubernur DKI Jakarta, Alex Noerdin, menerima keluhan kumpulan nelayan Cilincing yang tergabung dalam Koperasi Mina Perdana Samudera, atas limbanh industri yang dibuang ke laut.

Saat dia berkunjung ke Kampung Nelayan, Muara Cilincing, Jakarta Utara, para nelayan mengatakan, limbah-limbah industri mematikan ikan di laut, dan membuat para nelayan harus berlayar lebih jauh. Artinya, butuh bahan bakar lebih banyak.

Selain itu juga, mereka menyampaikan keluhan para nelayan yang sulit berobat jika sakit. Menurutnya Ketua Koperasi Mina Perdana Samudera, Achmad, para nelayan hanya bisa membayar puyer, apapun penyakitnya. Dia memohon, bila Alex terpilih jadi gubernur akan ada pelayanan kesehatan gratis untuk nelayan.


Alex Noerdin mengaku terharu mendengar kisah hidup para nelayan sehari-hari. Dia tegaskan, hanya pemerintah zalim yang membiarkan rakyatnya seperti itu.

"Saya terenyuh, ini pemerintah yang zalim namanya," ujar Gubernur Sumatera Selatan itu.

Dia mengumbar keberhasilannya menggelar pengobatan gratis untuk rakyat di wilayahnya, Sumatera Selatan, dengan cukup menunjukkan KTP ke puskesmas atau rumah sakit. Hal serupa pun akan dilakukannya bila terpilih pada Pilkada DKI. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya