ilustrasi/ist
ilustrasi/ist
RMOL.Data Perhimpunan Bank-bank Umum Nasional (Perbanas) meÂnyebutÂkan, total nilai deposito yang di atas Rp 5 miliar ternyata menÂcapai Rp 1.200 triliun. PanÂtas saja meÂreka selalu bisa “meÂngendaliÂkan†suku bunga peÂrbankan nasional.
Perbanas menilai, suku bunga perbankan saat ini sudah menÂcerminkan hubungan perÂminÂtaan dan penawaran di pasar meski masih ada deviasi dalam pemÂbentukan suku bunga. MakÂsudÂnya, meski suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) dan bunga penjaminan (LPS rate) sudah turun, suku bunga bank belum turun sebesar harapan BI.
Penyebabnya ada tiga faktor. Pertama, struktur dana di setiap bank sangat beragam. Ada bank yang memiliki dana murah dalam jumlah besar dan ada yang punya jumlah dana mahal dalam jumlah besar. Kedua, perbedaan kemamÂpuan bank memperoleh likuiditas ketika ada tekanan. Bank meneÂngah dan kecil tidak seperti bank besar yang bisa menarik dana muÂrah dengan cepat.
Bank kecil tidak mempunyai dana promosi dalam jumlah besar untuk mengumpulkan dana. SenÂjata satu-satunya adalah memÂbeÂrikan bunga deposito yang tinggi.
“Yang juga perlu disoroti adaÂlah sekarang bermunculan proÂduk tabungan dengan rasa deÂposito. Ini dari segi cost of fund juga mendekati biaya deposito atau dana mahal,†ujar Ketua Umum Perbanas Sigit Pramono di Jakarta, kemarin.
Ketiga, dana institusi pemerinÂtah yang ditempatkan di perÂbankan, khususnya bank-bank BUMN. Institusi ini minta dana ditempatkan dengan bunga tingÂgi. “Ketiga faktor di atas kaÂlau bisa dilakukan, akan bisa semaÂkin menurunkan tingkat bunga perbankan,†jelas Sigit.
Salah satu bank yang memiliki dana institusi dalam jumlah beÂsar adalah BTN. Dari sekiÂtar 55 persen deposito BTN, seÂbesar 90 persen merupakan peÂnempatan dana institusi. Pada kuartal I-2012, deposito BTN mencapai Rp 40,4 triliun.
Menurut data simpaÂnan nasaÂbah per April 2012 dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), jumlah nasabah kaya perÂbankan Indonesia dengan simpaÂnan di atas Rp 5 miliar mencapai 51.422 nasabah. Jumlah itu turun dari buÂlan sebeÂlumnya 58.450 nasabah.
Dana-dana tersebut tidak menÂdaÂpatkan penjaminan dari LPS jika terjadi sesuatu dengan bank tempat menyimpan uang. Karena, maksimal simpanan yang bisa dijamin LPS adalah Rp 2 miliar.
Meski rekening dengan dana di atas Rp 5 miliar menurun, namun jumlah simpanannya justru naik menjadi Rp 1.232,64 triliun di ApÂril 2012, dari Rp 1.215,94 triÂliun di Maret 2012. [Harian Rakyat Merdeka]
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04
Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00
Senin, 12 Januari 2026 | 23:31
Senin, 12 Januari 2026 | 23:23
Senin, 12 Januari 2026 | 23:21
Senin, 12 Januari 2026 | 23:07
Senin, 12 Januari 2026 | 23:00
Senin, 12 Januari 2026 | 22:44
Senin, 12 Januari 2026 | 22:20
Senin, 12 Januari 2026 | 22:08