Berita

pemilu mesir/ist

Dunia

Setelah Parlemen Dibubarkan, Mesir Gelar Pilpres Putaran Kedua

SABTU, 16 JUNI 2012 | 11:47 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Mesir tengah bersiap menggelar pemilihan presiden (pilpres) putaran kedua yang akan berlangsung selama dua hari mulai dari hari ini (Sabtu, 16/6). Dewan Tinggi Militer, SCAF, telah berjanji akan segera mengalihkan kekuasaan kepada presiden terpilih paling lambat pada 1 Juli mendatang.

Dalam pilpres putaran kedua ini, calon kuat yang didukung Ikhwanul Muslimin, Muhammad Mursi, akan berhadapan dengan mantan Perdana Menteri Mesir era pemerintahan Husni Mubarok, Ahmed Shafiq. Namun, presiden yang nanti terpilih terancam tidak akan mendapat pengawasan dari badan legislatif.

Hal tersebut dikarenakan pemilu Mesir ini diselenggerakan hanya berselang dua hari setelah Mahkamah Agung Mesir mengeluarkan keputusan untuk membubarkan parlemen pada Kamis  (14/6).


Majelis hakim yang dibentuk dan ditunjuk saat Mubarok masih berkuasa tersebut memutuskan pemilihan umum demokratis pertama di Mesir tidak konstitusional.

Sejumlah kalangan Islamis, liberal dan para cendikiawan menilai keputusan MA ini sebagai sebuah kudeta. Mereka khawatir para jenderal yang berkuasa di SCAF kembali memegang kekuasaan legislatif.

''Serangkaian kebijakan ini menunjukkan bahwa Dewan Tinggi Militer bersikeras untuk membawa kembali rezim lama dan pemilihan presiden hanyalah sebuah pertunjukan belaka,'' demikian isi pernyataan kalangan Islamis, liberal dan para cendikiawan tersebut sebagaimana dikutip BBC (Minggu, 16/6).

Jika parlemen dibubarkan dan kekuasaan dipegang Dewan Tinggi Militer, maka siapa pun yang menang putaran kedua presiden akhir pekan ini bisa berkuasa tanpa pengawasan parlemen, dan tanpa sebuah konstitusi permanen untuk mendefinisikan kekuasaan atau tugasnya.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya