Berita

ISTIMEWA

Temui Warga yang Terjebak Macet, Alexsista Bagi-bagi Permen

JUMAT, 15 JUNI 2012 | 19:53 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Macet menjadi penyakit akut di kota Jakarta. Macet menjadi hal yang menyebalkan dan  terkadang membuat stres.

Untuk mengobati persoalan jalan ini Komunitas Perempuan Muda Jakarta yang tergabung dalam Alexsista, sebutan Kaum Perempuan Alexsa Bros, berkumpul bersama dan melakukan acara “Alexsista Berbagi” di beberapa titik lampu merah, seperti di Pancoran, Salemba, Matraman, Cawang, Manggarai dan Tebet hari ini Jumat, (15/6).

Komunitas Alexsista ini nampak membagi-bagikan makanan, permen, serta minuman terhadap masyarakat yang terjebak kemacetan di titik-titik rawan kemacetan Jakarta.

"Kami membagikan sesuatu buat masyarakat Jakarta, untuk sedikit membantu masyarakat berbahagia dalam perjalanan," jelas Miranti, mengenakan seragam Alexsa Bros,  ketika ditemui di lampu merah Pancoran.

Respon masyarakat positif terhadap kegiatan tersebut.

"Respon masyarakat positif dengan kegiatan kita. Berbagi kebahagiaan di tengah kemacetan. Intinya kita mau berbagi buat anak jalanan, dan peduli pada pengendara yang terjebak macet di jakarta,” ungkap Hamima, pegiat Alexsista.

Benar saja. Masyarakat menyambut gembira aktivitas Alexsista ini. Senyum dan tawa di tengah keramaian Jakarta yang macet, uluran belas kasih untuk sesama menjadi penghibur hati.

"Kami agak heran dan bertanya, sekaligus gembira, ada komunitas yang peduli pada pengguna jalan yang setiap hari terus menghadapi kemacetan Jakarta,"  jelas Ilwandi, seorang penggendara motor.

Alexsista juga membagikan nasi bungkus dan minuman kepada anak jalanan, pengemis dan pemulung yang ada di sekitar lampu merah. Perempuan muda Alexsista merasa terketuk hatinya melihat masih banyak masyarakat yang membutuhkan di Jakarta.

"Sedih dan terharu  melihat pemulung yang sedang istirahat dan tampak bersedih di pinggir jalan. Pokoknya Alexsista terus peduli pada masyarakat sekitar," terang perempuan muda ini. [zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya