Berita

PB XIII-KGPH Panembahan Agung Tedjowulan

KERATON SURAKARTA

Acara Tingalan Jumenengan Berjalan Lancar

JUMAT, 15 JUNI 2012 | 10:32 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Acara Tingalan Jumenengan atau Peringatan Ulang Tahun Bertahta Paku Buwono XIII di Keraton Surakarta hari ini berjalan lancar. Mahapatih Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Panembahan Agung Tedjowulan juga sudah masuk keraton.

"Sudah dilakukan acara sungkeman. Panembahan Agung Tedjowulan sungkem ke Ngahabehi (PB XIII)," ujar adik PB XIII GRA Koes Ismaniyah saat dihubungi Rakyat Merdeka Online pagi ini (Jumat, 15/6).

Sungkeman adalah sebagai tanda bakti kepada raja.

Sebelumnya terjadi perseteruan PB XIII dengan PA Tedjowulan menyusul wafatnya PB XII sekitar tujuh tahun lalu. Perselihan dipicu perebutan tahta PB XIII.

KGPH PA Tedjowulan adalah anak kedua (putra) dari PB XII dengan istrinya yang kedua KRAy Retnoningrum. Sementara PB XIII adalah anak pertama (putra) dari PB XII dengan istrinya ketiga KRAy Pradapaningrum.

Mereka berselisih tujuh tahun belakangan ini karena merasa sama-sama punya hak untuk menyandang gelar Paku Buwono XIII.

Pada 4 Juni lalu, di gedung DPR, Senayan, Jakarta keduanya berikrar dan rekonsiliasi demi mengembalikan kejayaan Keraton Surakarta. Panembahan Agung Tedjowulan pun akhirnya berikrar bersedia melepaskan gelar Paku Buwono XIII.

Gus Iis, demikian Koes Ismaniyah kerap disapa menjelaskan, bahwa acara Tingalan Jumenengan akan berlangsung selama dua jam. "Setelah itu rencananya mau sama-sama shalat Jumat," jelasnya.

Dia menjelaskan, dalam acara Tingalan Jumenengan ini hadir para raja dan sultan yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Keraton se-Nusantara. Tak hanya, para raja dan sultan dari Malaysia juga turut hadir. [zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya