Berita

ITALIA VS KROASIA

Azzuri Melawan Kutukan Tidak Pernah Menang

KAMIS, 14 JUNI 2012 | 20:08 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL-Poznan. Belum pernah menang dari lima pertemuan terakhir, membuat Italia bertanya-tanya, sanggupkah mereka menang di Stadion Stadion Miejski, malam ini. Azzuri pernah membungkan Kroasia empat gol tanpa balas. Setelahnya, bila tidak imbang, game selalu milik The Blazers, julukan Kroasia.

Pertemuan terkini 2006 lalu, Kroasia sanggup merobek dua kali gawang Italia tanpa pembalasan. Bahkan di ajang Piala Dunia, laga tetap milik Kroasia. Partai dikunci Kroasia 2-1 pada Piala Dunia 2002 di Jepang dan Korea sebelumnya.

Makin runyam, karena akhir pekan kemarin di laga pembuka, Italia hanya bisa bermain imbang (1-1) dengan Spanyol. Namun bek Italia Christian Maggio menganggap itu sebagai awal yang baik. "Sekarang kami memang berpikir tentang Kroasia. Sejarah membuat kami kalah. Tapi kami telah memulai Euro dan itu adalah tanda bahwa kami telah bisa di fase grup ini," tandasnya di situs resmi EUFA, Rabu 13 Juni.


Sebaliknya, tiga poin di laga perdana atas Rep Irlandia belum membuat Kroasia puas. Skuad asuhan Slaven Bilic itu pun mengincar kemenangan kedua dalam babak penyisihan grup C malam ini. Sekalipun dalam laga nanti mereka akan ditantang tim Italia yang di atas kertas jauh lebih baik daripada mereka.

Kemenangan atas Irlandia tersebut sudah cukup untuk membawa Kroasia kukuh di puncak klasemen dengan raihan tiga poin. Mereka masih berpeluang untuk melenggang ke babak perempat final Euro 2012 ini. Syaratnya, tentu saja dengan mencuri tiga poin dari Italia.

"Dengan melihat catatan permainan kemarin, aku yakin tim ini seharusnya mampu mendapatkan hasil yang lebih baik lagi dari laga perdana," ujar Bilic seperti yang dikutip dari situs resmi UEFA.

Dia mengakui, Italia memang salah satu kekuatan besar sepakbola di Eropa maupun dunia. Apalagi, dalam laga sebelumnya tim calon lawannya itu mampu menahan imbang juara bertahan Spanyol 1-1. Permainannya pun juga tidak bisa dibilang menurun dari biasanya.

Optimisme akan hasil laga besok juga dikoarkan kapten tim Kroasia, Darijo Srna. Dia menganggap kesuksesan kemarin sebagai dasar bagi timnya. "Namun kami tidak mau terlalu muluk-muluk. Sekarang tinggal dua pertandingan lagi, kami harap salah satunya bisa diambil," koar Srna.

Bukan hanya dari Italia, Spanyol pun juga mereka kunci sebagai target sasarannya yang ketiga. Untuk itu, kemenangan dari Italia akan menjadi kunci dari ambisi tim kuda hitam dalam dekade 1990-an itu. "Italia memang beda dari Irlandia. Tapi, dengan permainan seperti kemarin kami yakin bisa mengalahkannya," jelas gelandang Kroasia, Luka Modric. [jpnn]

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya