Berita

Olahraga

Kejuaraan Dunia Karate-Do, Indonesia Targetkan Lima Besar

SELASA, 12 JUNI 2012 | 19:03 WIB | LAPORAN:

RMOL. Karateka papan atas mancanegara bakal beraksi di ajang Kejuaraan Dunia Federasi Karate-Do WKF (World Karate Federation) Premier League 2012 di Tenis Indoor, Senayan, Jakarta, 23-24 Juni. Indonesia menargetkan posisi lima besar di ajang tersebut.

Hingga malam ini, panitia telah menerima pendaftaran 227 karateka yang datang dari 27 negara. Peserta terbanyak datang dari Iran yang mengirimkan 37 karateka. Tuan rumah Indonesia menurunkan 36 karateka. Disusul Malaysia yang datang dengan 29 karateka, Australia dengan 20 karateka serta Hongkong dengan 18 karateka.

"Ini adalah Kejuaraan Dunia yang pertama kali digelar di Indonesia. Berdasarkan kiprah selama ini, kami yakin tim Merah Putih dapat merebut posisi lima besar," ujar Ketua PB FORKI Hendardji Soepandji di Jakarta, Selasa (12/6).


Menurut Hendardji, hingga saat ini baru ada 10 negara yang dipercaya WKF untuk menggelar event Kejuaraan Dunia.

"Kami berharap Indonesia tetap dipercaya untuk menggelar Kejuaraan Dunia yang menjadi seri WKF ini setiap tahunnya," tambah Hendardji.

Di ajang Premier League sendiri, karateka Indonesia juga sudah memiliki prestasi yang membanggakan dengan merebut dua medali emas lewat nomor kata beregu putra dan putri di Kejuaraan Dunia Premier League di Istanbul, Turki, tahun 2011. Menurut Hendardji lawan berat akan datang dari Perancis, Iran, Jepang, Kuwait, Malaysia

Kejuaraan Dunia Premier League hanya akan mempertandingkan kelompok senior. Nomor yang dipertandingkan masing-masing kata perorangan putra dan putri, kata beregu putra dan putri. Di nomor kumite putra meliputi kelas - 60 kg, 67 kg, - 84 kg, + 84 kg. Sedang di nomor kumite putri meliputi kelas - 50 kg, - 55 kg, - 61 kg, -68 kg, serta + 68 kg.

Para pemenang selain mendapatkan medali dan maskot, juga memperoleh hadiah uang yang terdiri dari untuk nomor kumite medali emas mendapat 500 Euro (Rp 6 juta), perak 300 Euro (Rp 3,5 juta), dan perunggu 100 Euro (Rp 1,1 juta). Sedang untuk nomor beregu medali mendapat 600 Euro (Rp 7 juta), perak 400 Euro (Rp 4,7 juta), serta perunggu 200 Euro (Rp 2,3 juta).

Indonesia akan menurunkan dua tim, yakni tim lapis pertama serta tim lapis kedua. Pemisahan ini dilakukan karena masing-masing tim memiliki target yang telah disusun oleh PB FORKI. [ald]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Rismon Dituding Bohong soal Ijazah Jokowi

Minggu, 15 Maret 2026 | 05:04

UPDATE

Bahaya Framing, Publik Jangan Mudah Diadu Domba di Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:36

Memahami Trust: Energi yang Hilang

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:22

Kapolri Imbau Masyarakat Manfaatkan WFA Jelang Puncak Arus Balik Mudik

Selasa, 24 Maret 2026 | 19:19

Penjualan Tiket KA Jarak Jauh Tembus 101 Persen Saat Libur Lebaran

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:45

Polri: Arus Balik Mudik ke Jakarta Meningkat hingga 73 Persen

Selasa, 24 Maret 2026 | 18:29

Badko HMI Jabar Diteror Usai Bahas Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:51

Hari ke-12 Operasi Ketupat: Jumlah Kecelakaan 198, Meninggal 18

Selasa, 24 Maret 2026 | 17:01

Mengapa Harga iPhone 15 Tiba-Tiba Melambung Naik Jutaan Rupiah?

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:46

Kembali ke KPK, Yaqut: Alhamdulillah Bisa Sungkem

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:28

Apa Itu Post Holiday Syndrome Usai Lebaran 2026? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 24 Maret 2026 | 16:18

Selengkapnya