Berita

lili siregar/ist

ROSA BEBAS

Lili LPSK: Kalau Benar Kita Akan Koordinasikan dengan Karutan

SELASA, 12 JUNI 2012 | 18:18 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Anggota Penanggung Jawab Bidang Bantuan, Kompensasi dan Restitusi LPSK, Lili Pintauli Siregar, belum mau menanggapi pembebasan bersyarat yang diberikan Kementerian Hukum dan HAM kepada Mindo Rosalina Manulang, terpidana korupsi Wisma Atlet yang dilindungi LPSK.

"Aku belum terima suratnya," aku Lili dihubungi Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Selasa, 12/6).

Lili tak memungkiri kemungkinan surat keputusan menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin terkait Rosa sudah sampai ke LPSK sejak pekan lalu. Tapi, aku dia, semua pimpinan LPSK termasuk dirinya, beberapa hari ini berada di Nusa Dua Bali melaksanakan konferensi internasional mengenai Perlindungan Saksi dan Korban Kejahatan Terorganisir Lintasnegara, dan baru kembali ke Jakarta Kamis (14/6) mendatang.


Lili enggan berandai-andai kalau isi surat Kemenhuk HAM tersebut berisi pembebasan bersyarat untuk Rosa. Sebab permintaan yang dimohonkan LPSK pertengahan Mei lalu tidak hanya khusus pada pembebasan bersyarat terhadap terpidana 2,5 tahun kasus Wisma Atlet itu.

"Permintaan kita ada pemberian reward, kepada orang (Rosa) yang dianggap justice collaborator. Apa bentuk rewardnya itu yang kita sampaikan ," imbuh dia.

Namun kata Lili, LPSK menerima kalau Kemenhuk HAM kemudian memutuskan memberikan pembebasan bersyarat terhadap Rosa. Dan LPSK tentunya akan menindaklanjutinya.

"Kalau benar demikian, sementara Rosa sudah menjalani 2/3 hukuman, maka seperti itu (bebas). Dan tentu kita akan koordinasikan dengan Karutan (Kepala Rutan)," imbuh dia.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya