Berita

martin hutabarat/ist

Gerindra Ragu Partai Nasdem Sukses Raih Simpati

SELASA, 12 JUNI 2012 | 13:52 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Partai Gerindra menyambut kejujuran Partai Nasdem soal taktik pembiayaan caleg-caleg Rp 5-10 miliar per Dapil untuk Pemilu 2014. Mendengar rencana itu, partai binaan Prabowo Subianto malah makin terpacu mempersiapkan kader-kader berintegritas tinggi menjadi caleg.

"Gerindra berkeyakinan bahwa simpati masyarakat pada caleg-caleg sudah berubah tren-nya. Rakyat akan cenderung memilih kader partai yang jujur dan konsisten dalam memberantas korupsi," ujar anggota Dewan Pembina Partai Gerindra, Martin Hutabarat, kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Selasa, 12/6),

Menurut anggota senior di Komisi Hukum DPR ini, partai-partai yang mampu membuktikan tubuhnya bersih dari korupsi adalah calon partai pilihan rakyat banyak. Dalam keyakinan itulah Gerindra tidak takut berkompetisi dengan partai manapun, termasuk dengan Partai Nasdem pada Pemilu 2014.


Dia juga menegaskan, Gerindra cukup percaya diri pada Pemilu dua tahun lagi karena memiliki unggulan yang akan ditawarkan pada rakyat, yaitu figur Ketua Dewan Pembina Prabowo Subianto yang tegas, berani dan tidak ragu mengambil putusan,

"Komitmen Gerindra untuk membasmi koruptor dan membuat kebijakan yang berpihak pada rakyat seperti menciptakan lapangan kerja sebanyaknya dan memperkuat ekonomi pedesaan melalui pemberdayaan petani dan nelayan," tutupnya. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya