Berita

ilustrasi/ist

Bisnis

Empat Gubernur Se-Kalimantan Teken Kuota BBM 2,2 Juta KL

SELASA, 12 JUNI 2012 | 08:16 WIB

RMOL.Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) me­minta para gubernur di Kaliman­tan ikut mengamankan pasokan kuota BBM di daerah.

Untuk itu, BPH Migas me­nyiap­kan Memo­randum of Un­derstan­ding (MOU) pengawasan Pendis­tribusian Je­nis Bahan Bakar Mi­nyak (BBM) tertentu dengan empat Gubernur tersebut yang akan diteken ming­gu de­pan. Da­lam MOU tersebut, di­sepakati tam­bahan  kuota BBM untuk je­nis premium sebesar 2.2 juta kiloliter (Kl).

Hal ini menindaklanjuti hasil pertemuan antara Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ES­DM) dengan Gubernur se-Kali­mantan tentang kuota BBM Ber­subsidi untuk Kalimantan serta rencana pelaksanaan pe­nga­wa­san pendistribusian BBM Ber­s­ubsidi sesuai Peraturan Pre­siden (Per­pres) Nomor 15 Tahun 2012 Ten­tang  Harga Jual Eceran dan Kon­sumen Peng­guna Jenis BBM Tertentu.

Hadir dalam rapat itu perwa­kilan dari 4 Pemerintah Provinsi se-Kaliman­tan. Kalimantan Se­latan diwakili oleh Staf Ahlli Guber­nur Hadi Soesilo dan Ke­pala Biro Perekonomian Ar­bain­­syah. Kali­mantan Timur di­wakili oleh Kadistamben Am­rullah, Ka­li­man­­­tan Barat diwa­kili oleh Ka­distamben Agus Aman Sudi­byo, dan wakil dari Kalimantan Teng­ah adalah Yulian Taruna.

Dari PT Pertamina diwaliki oleh General Manager (GM) Ka­li­­mantan Gigih Wahyu Irianto. Sedangkan dari BPH Mi­gas di­wakili oleh Sekre­taris BPH Migas Agus Budi Wahyono.

Menurut Agus, telah disepa­katinya usulan pe­nam­­bahan kuota BBM Subsidi Jenis Bensin Premium yang diusulkan oleh 4 Gubernur se-Kali­mantan itu perlu secepat mung­kin dilaku­kan pe­nanda­ta­nganan MOU pengawa­san pen­distribusian BBM Sub­sidi.

“Ka­lau ini dibiarkan akan jebol. Jangan nanti minta lagi. Oleh karena itu, perlu dilakukan MOU untuk mengawasi secara ber­sama-sama,” papar Agus di Ja­karta, kemarin.

Staf Ahli Gu­bernur Kalimantan Selatan Hadi Soesilo yang men­jadi wakil Pem­prov Kalsel me­ngatakan menye­tujui rencana MOU itu. Menurutnya, segala se­suatu kalau memang sudah dipe­nuhi harus ada tang­gung jawab.

“Karena itu, tanggal 20 Juni 2012, BPH Migas akan bertemu kembali dengan 4 Gubernur un­tuk melakukan penandata­nga­nan MOU pengawasan pen­dis­tribu­sian BBM yang telah dise­pakati. Jangan sampai hilang kemana-mana, baik premium maupun solar,” ujarnya.

BPH Migas menerangkan usu­lan penambahan kuota BBM ber­subsidi yang diajukan oleh empat gubernur se-Kalimanatan dapat disepakati dengan rincian; Kali­mantan Selatan menjadi 583.593 KL dari kuota sebe­lum­­nya yang hanya sebesar 461.952 KL, Ka­limantan Timur 672.009 KL, Kalimantan Barat sebesar 510.120 KL dan Kali­man­tan Tengah  449.850 KL. Sehingga total kuota bensin untuk empat pro­vinsi se-Ka­limantan menjadi sekitar 2.2 juta KL.

Terkait dengan penambahan kuota, Kapokja Direktorat BBM Luluk Priambudi mene­gaskan, untuk keperluan di Kalimantan sudah disiapkan dan jumlah (tambahan kuota) tersebut di­pastikan cukup. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya