Berita

jusuf rizal/ist

Presiden LIRA: Marketing Politik NasDem Cerdas!

SENIN, 11 JUNI 2012 | 13:53 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Partai NasDem dinilai memiliki marketing politik yang cerdas lewat kebijakannya membantu program pencalegan para anggotanya sebesar Rp 5-Rp10 miliar per daerah pemilihan. Sebab,  kebijakan itu mampu menarik perhatian para politikus.

"Saya melihat apa yang dilakukan Partai NasDem dari segi pemasaran politik merupakan langkah cerdas. Karena mampu memberi ruang baru bagi figur politikus yang punya potensi tapi dari segi pendanaan kurang," tegas Presiden Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Jusuf Rizal di Jakarta (Senin, 11/6).

Dia menambahkan, Partai NasDem menggunakan pamasaran politik modern dan melakukan terobosan baru. Apa yang dilakukan partai besutan Suryo Paloh dan Hary Tanoesoedbjo itu akan mampu menarik perhatian para politikus yang berpotensi, kritis, visioner, berpikir revolusioner dan tentu saja memiliki dukungan massa yang luas.

Dikatakannya, selama ini, bagi para politikus yang berpotensi, masalah pendanaan kampanye merupakan momok. Dengan adanya tawaran Partai NasDem, politikus yang punya jiwa amar ma'ruf nahi munkar akan dapat berkiprah.

"Apa yang dilakukan Partai NasDem boleh saja menuai pro dan kontra. Tapi selama sistim politik dan partai masih pragmatis, sah-sah saja. Sebab demokrasi tanpa logistik akan menghasilkan pelacur- pelacur politik," ungkapnya.

Namun, NasDem jangan sampai inkar dari apa yang sudah dijanjikan dan diumbar selama ini.

"Tetapi tawaran Partai NasDem itu bisa menjadi kontraproduktif jika hanya sekadaer alat promosi (lips service). Jika tidak terbukti, Partai Nasdem akan dicap sebagai partai pembohong," sambung mantan Direktur Blora Center-Tim Relawan SBY pada Pilpres 2004 dan 2009- ini mengingatkan.

Jika ada kontrak politik, sambung Jusuf Rizal, LIRA pasti tertarik dan siap menurunkan kader-kader terbaiknya untuk memperkuat Partai Nasdem merestorasi Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Dengan jaringan di 33 Propinsi di 470 kabupaten kota,  LIRA memiliki kader-kader potensial yang cukup banyak.

"Ya kalau ada kontrak yang jelas kita siapkan. Dari situ kan bisa kita ukur apakah Partai NasDem hanya sekedar mencari popularitas," tandasnya. [zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya