Berita

ilustrasi/ist

Kesehatan

Tingkat Seks Bebas Tinggi, 650 Ribu ABG Nggak Perawan Lagi

MINGGU, 10 JUNI 2012 | 08:05 WIB

RMOL.Selain getol menggarap ak­septor pria di daerah permuki­man kumuh perkotaan, Badan Ke­pen­dudukan dan Keluarga Be­ren­cana Nasional (BKKBN) juga membi­dik 84 juta generasi muda usia 15-24 tahun untuk menjadi sasar­an sosialisasi Ge­nerasi Be­rencana (GenRe).

Lewat program Triad, yaitu ge­nerasi muda jauh dari seks bebas, terhindar dari NAPZA dan ter­bebas dari HIV/AIDS, BKKBN tahun ini menggelar kegiatan GenRe Goes To School yang mem­­fokuskan ke beberapa se­kolah yang menjadi Pusat In­formasi Komunikasi (PIK) ung­gulan ta­hun 2011.

Yaitu SMAN 36 Ja­karta Timur, SMAN 11 Bekasi, SMAN 8 Ma­lang, SMA Swa­dipha Natar Lam­pung Se­latan, SMA PAN Sama­rinda, SMA Kosgoro Tomohon, SMAN Bi­naan Khusus Dumai, SMAN 1 Prisenggela Lombok Ti­­mur dan SMA Negeri 7 Binjai Su­matera Utara. Sekolah ini bisa ja­di adalah rumah kedua bagi para pelajar. Betapa tidak, ham­pir se­pa­ruh hari me­reka diha­biskan di lingkungan sekolah. Makanya, dekolah men­jadi salah satu sa­saran BKKBN.

GenRe Goes to School meru­pakan kegiatan BKKBN pusat yang diadakan  di 10 sekolah ter­pilih. Jawa Barat menjadi pro­vinsi kedua setelah DKI Jakarta. GenRe Goes to School untuk ketiga kalinya digelar di SMA Negeri 7 Binjai.

Di setiap kesempatan kegiatan ini, Kepala BKKBN Pusat Sugiri Syarief meminta seluruh generasi muda, terutama kepada siswa SMA agar menghindari Triad KRR, yaitu seks bebas, narkoba dan HIV/AIDS.

“Kalau remaja terlibat dengan itu pasti hasilnya tidak mengun­tungkan bagi generasi muda,” katanya.

 Menurut Sugiri, GenRe Goes to School memang dikemas untuk anak-anak sekolah tingkat atas dan tingkat pertama. “Saat ini dikemas untuk tingkat SMA yang selanjutnya akan membidik pe­lajar SMP,” ujarnya.

Sugiri juga menceritakan, saat ini fakta dan data para remaja  sangat mengkhawatirkan, seperti melahirkan di luar nikah, terlibat narkoba, bahkan tertular HIV/AIDS. “Dari 115.404 pecandu nar­koba, sebanyak  51.986 orang adalah mereka yang berusia remaja,” ujarnya.

Hasil penelitian dari Australia National University (ANU) dan Pusat Penelitian Kesehatan Uni­versitas Indonesia (UI) pada 2010/2011 untuk daerah kota Ja­karta, Ta­ngerang dan Bekasi de­ngan jumlah sampel 3.006 res­ponden usia 17-24, me­nun­juk­kan bahwa 20,9 persen remaja meng­alami keha­milan dan ke­lahiran sebelum menikah. Dan 38,7 per­sen remaja meng­alami kehamilan sebelum me­nikah dan kelahiran setelah menikah.

Hasil riset UI me­nunjukkan bah­wa sebanyak 650 ribu perem­puan golongan ABG sudah hilang keperawanannya. Dengan kata lain, mereka telah melakukan seks di luar nikah.  Yang me­nge­jutkan lagi, 50 persen dari total ABG yang berusia 15-17 pernah melakukan seks.

“Fenomena ini mem­buk­tikan bahwa perilaku seks be­bas di ka­langan remaja ini mun­gkin ha­nya salah satu im­­pli­kasi ma­salah dari sede­ret persoalan yang diha­dapi anak dan remaja di masa seka­rang,” kata Deputi Bidang Ke­luarga Sejahtera dan Pem­ber­dayaan Keluarga BKKBN Dr Sudibyo Alimoeso MA.

Menurut Sudibyo, remaja bu­tuh berbagai in­for­masi tentang kesehatan repro­duksi, hak-hak seksualitas dan penghargaan pada kebe­raga­man seksualitas. “Inilah yang sampai se­karang masih men­jadi per­so­alan di Indonesia,” kata Sudibyo.

Menurutnya, BKKBN se­bagai badan yang mempunyai tugas dalam me­nga­tasi ledakan pen­duduk dan berperan dalam ma­salah ke­sehatan reproduksi re­maja, ber­upaya menciptakan mo­del ke­luarga berkualitas. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Netanyahu Sebut Perang dengan Iran Belum Usai

Senin, 11 Mei 2026 | 08:20

OJK: Bank Bebas Tentukan Strategi Kredit, Program Pemerintah Hanya Potensi Bisnis

Senin, 11 Mei 2026 | 08:09

Harga Emas Langsung Tergelincir Usai Trump Tolak Tawaran Iran

Senin, 11 Mei 2026 | 07:50

Respons Iran soal Proposal AS Picu Kemarahan Trump

Senin, 11 Mei 2026 | 07:40

Sudah Saatnya Indonesia Berhenti dari Ketergantungan Energi Luar Negeri

Senin, 11 Mei 2026 | 07:27

Pasar Properti Indonesia Menyentuh Titik Jenuh

Senin, 11 Mei 2026 | 07:09

Optimalkan Minyak Jelantah

Senin, 11 Mei 2026 | 06:40

Geoffrey Till: Kekuatan Laut Bukan Sekadar soal Senjata

Senin, 11 Mei 2026 | 06:10

Delegasi Jepang Sambangi Fasilitas BLP Bahas Masa Depan Logistik

Senin, 11 Mei 2026 | 05:59

Ngobrol dengan Nelayan

Senin, 11 Mei 2026 | 05:40

Selengkapnya