Berita

tb hasanuddin/ist

Dunia

KRISIS SURIAH

Tidak Ada Data Akurat 12.600 TKW yang Akan Dievakuasi

SABTU, 09 JUNI 2012 | 09:01 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Kementerian Luar Negeri RI saat ini siap mengevakuasi 12.600 TKW dari negara konflik Suriah. Tapi sampai saat ini, seperti biasa, tidak punya data yang akurat siapa dan dimana mereka, termasuk kacau balaunya pelayanan asuransi yang menjadi hak mereka. Dan BNP2TKI dan PJTKI juga tak bekerja sungguh-sungguh membantu upaya itu.

Sampai saat ini Kemenlu dibantu tim TNI dan BIN, telah membuka posko utama di tiga tempat. Di Damaskus( KBRI ), di perbatasan Turki (Allepo) dan di wilayah barat yang bisa disebrangkan lewat laut (Lattaqia).  

Wakil Ketua Komisi I DPR, TB Hasanuddin, menjelaskan, TKI akan dievakuasi dengan empat skenario. Pertama dalam situasi kondusif dari daerah tertentu dengan cara reguler lewat darat, kedua bila lewat darat tak memungkinkan maka akan lewat udara dengan menggunakan pesawat reguler.


Ketiga, bila pesawat reguler tak mungkin maka akan digunakan pesawat carter, keempat bila kemudian dinyatakan sebagai No Fly Zone, maka akan dijemput di titik titik tertentu di perbatasan yang telah disiapkan (Libanon dan Yordan) .

Dan sampai saat ini baru berhasil dievakuasi sebanyak 273 WNI (233 TKW dan 40 mahasiswa).  Hambatan utama yang dialami, pertama karena tak adanya data dimana mereka berada, kedua hambatan transportasi dan komunikasi (karena ada beberapa daerah yang ditutup), ketiga adalah masalah izin karena tidak semua TKI mendapat izin dari tempat mereka bekerja.

"Komisi I DPR RI telah menyetujui penggunaan anggaran perlindungan WNI tahun ini sebesar Rp 29 miliar, dan bisa ditambah sesuai kebutuhan di lapangan, dan meminta agar pemerintah juga sungguh-sungguh dan bekerja keras melakukan evakuasi WNI dan memberikan perlindungan optimal kepada mereka," ucap politisi PDI Perjuangan yang juga purnawirawan AD bintang dua itu dalam rilis yang dikirimkan beberapa waktu lalu (Sabtu, 9/6).

Dia berjanji, Komisi I akan terus memonitor operasi evakuasi WNI dari Suriah dengan intensif agar evakuasi dapat dilaksanakan sebaik mungkin. [ald]

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Jenderal Agus Subiyanto Tinjau Gladi Bersih Upacara HUT Ke-81 TNI

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:11

Rayakan Milad ke-81, GPI Gelar Sidang Dewan Organisasi di Bogor

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 17:22

Jalan Panjang Brigjen Ami Prindani Hingga Jadi Kadensus 88 Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Kurikulum Berbasis Cinta Dorong Pesantren Tanamkan Kesadaran Ekologi

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:47

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

PKPA Peradi Profesional Raih Rekor MURI Peserta Terbanyak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:52

Trump Pangkas Dana Iklim Global, Program Konservasi Orangutan RI Ikut Kena Imbas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 15:22

Ekspor Lesu - Stok Melonjak: Harga Minyak Sawit Mentah Catat Penurunan Mingguan Kedua

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:57

PP GPI Apresiasi Gebrakan Reformasi Suyudi di Tubuh Polri

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:45

DOJ Tutup Kasus Powell, Proyek Renovasi Fed Masih Berujung Audit

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 14:31

Selengkapnya