Berita

alex-nono

MENANGKAN ALEX NOERDIN

Ical Perintahkan Kader Golkar Sisir Jakarta

KAMIS, 07 JUNI 2012 | 11:40 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Partai Golkar akan berjuang habis-habisan untuk memenangkan pasangan Alex Noerdin-Nono Sampono di Pilkada Jakarta. Karena itu, Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie alias Ical menginstruksikan kadernya menyisir seluruh wilayah Jakarta untuk mengawasi jalannya tahapan pilkada. Ical tak ingin jagonya dicurangi di Ibukota.

Bagi Ical kemenangan jagonya di Pilkada Jakarta adalah hal mutlak alias wajib diraih. Makanya agar tidak kecolongan saat penghitungan suara, Ical meminta seluruh saksi Alex Noerdin-Nono Sampono tidak meninggalkan Tempat Pemungutan Suara sebelum acara penghitungan suara selesai.

"Hal itu dilakukan agar pemilihan gubernur (pilgub) Jakarta berlangsung fair,” ujar Ical saat menerima pengurus DPD Golkar DKI Jakarta di kediamannya di Jalan Ki Mangunsakoro, Menteng, Jakarta Pusat, kemarin, seperti dilansir Harian Rakyat Merdeka .

Selain itu, Ical juga menginstruksikan seluruh kader Golkar melakukan penyisiran terhadap Daftar Pemilih Tetap (DPT) hingga ke tingkat RT/RW untuk meminimalisir praktek pemilih fiktif. "Penyisiran dilakukan supaya jumlah DPT akurat dan jangan ada penggelembungan suara," tambahnya.

Jika menemukan praktek  curang, kata Ical, kader Golkar jangan ragu-ragu untuk secepatnya melaporkan ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) dengan menyertakan bukti-bukti kuat. Bahkan, lanjut Ical, kalau perlu nanti saya yang akan turun langsung untuk melaporkannya ke polisi. Jika ada temuan pelanggaran siapapun berhak untuk melaporkannya termasuk saya,” katanya.

Seperti diberitakan, tim sukses lima pasangan cagub minus Foke-Nara, menolak penetapan DPT, lantaran dinilai masih banyak pemilih fiktif di dalamnya.

Di tempat yang sama, Alex Noerdin, optimistis bisa merebut kursi DKI 1. Lima pasang cagub-cawagub pesaingnya termasuk incumben Fauzi Bowo bukanlah lawan berat. Menurut Alex, yang harus diperhatikan di Pilkada Jakarta bukanlah para pesaingnya, tapi tiga poin penting yang harus diwaspadai.

"Yang pertama itu ya masalah 1,4 juta pemilih fiktif yang ada di DPT. Kedua aparat birokrasi yang tidak netral. Ketiga adalah berdasarkan laporan dari ICW ada Rp 1,3 triliun bantuan sosial yang ditumpahkan gubernur sekarang ini,” kata Alex.

Soal adanya pemilih fiktif di DPT, Alex mengatakan dia bersama pasangan cagub-cawagub lainnya minus Fauzi Bowo-Nachrowi, terus mengumpulkan bukti-bukti kuat dengan menyisir seluruh wilayah Jakarta. "Kita akan kumpulkan semua bukti-bukti itu baik dengan menggunakan video atau dengan kamera ponsel. Kejadian (kecurangan) di mana pun, kapanpun, dihadiri siapapun, akan kita laporkan," tandas. [zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya