ilustrasi/ist
ilustrasi/ist
RMOL.Pemerintah dan DPR terus terlibat perang urat syaraf terkait rencana seleksi anggota OJK. Orang-orang Agus Martowardojo jadi sasaran tembak.
Banyak tudingan sejumlah piÂhak yang menyebut banyak konÂflik kepentingan antara calon angÂÂgota Dewan Komisioner OtoÂritas Jasa Keuangan (DK OJK) deÂngan panitia seleksi (pansel) diÂpertanyakan oleh sejumlah angÂgota Komisi XI DPR pada rapat kerja (raker).
Anggota Komisi XI DPR NusÂron Wahid pun memÂperÂtanyakan tuÂdingan dari InÂdoÂnesia CorÂrupÂtion Watch (ICW). Saat itu, ICW menyebut banyak calon DK OJK yang memiliki konflik kepenÂtingÂan dengan Ketua Pansel Agus MarÂÂtowardojo yang juga menÂjabat sebagai Menteri Keuangan.
“Ini banyak tudingan yang biÂlang bahwa ada interelasi antara pansel dengan calon DK OJK. Ini ada masukan dari ICW. Bukan saya. Misalnya menurut ICW, ada lima calon DK OJK yang punya conÂflict of interest dengan Agus MarÂto,†bebernya dalam Raker KoÂmisi XI DPR di Jakarta, kemarin.
Nusron melanjutkan, dalam laporan ICW juga ada nama-naÂma calon DK OJK yang meruÂpakan titipan dari Gubernur BI Darmin Nasution.
Seperti diÂkeÂtahui, Presiden SBY telah meÂnyodorkan 14 nama calon angÂgota DK OJK lengÂkap dengan jabatannya. MeÂreka adaÂlah MuÂliaman Hadad dan AchÂjar Iljas yang direÂkoÂmenÂdaÂsiÂkan seÂbagai Ketua DK OJK.
Sementara untuk posisi Wakil DK OJK calonÂnya Mulia P NaÂsution dan I WaÂyan Agus MerÂtayasa (bekas DiÂrekÂtur Pelaksana Bank ManÂdiri). Lalu, Nelson Tampubolon dan RisÂwanandi (bekas Wakil DiÂrekÂtur Bank Mandiri) dicalonkan meÂngisi jaÂbatan Ketua Eksekutif PeÂngÂawasan Perbankan OJK.
Lalu Nurhaida dan RachÂÂÂmat Waluyanto dicalonkan untuk jaÂbatan Kepala Eksekutif PeÂngaÂwasan Pasar Modal OJK. SeÂmenÂtara untuk posisi Kepala EkÂseÂkutif Pengawas Dana Pensiun, Lembaga Pembiayaan dan LemÂbaga Dana Keuangan Lainnya, PreÂsiden mencalonkan Isa RachÂmaÂtawarta dan Firdaus Djaelani.
AdaÂpun untuk posisi Ketua DeÂwan Audit dicalonkan Ilya AviÂanti dan Rijani Tirtoso (ExeÂcuÂtive Vice President Internal Audit Bank Mandiri). UnÂtuk posisi Advokasi PerlinÂdungÂan KonsuÂmen, akan dipereÂbutkan KusuÂmaÂningtuti Sandriharmy Setiono dengan Yunus Husein.
Nusron mengaku, para anggota Komisi XI DPR yang lain juga memÂpertanyakan kreÂdibilitas dan integritas calon DK OJK. PiÂhakÂnya mengancam, DPR biÂsa saja mencoret orang-orang daÂri ManÂdiri yang notabene sama deÂngan Agus Martowardojo (Agus Marto ConnecÂtion), jika terÂbukti tidak bersih dan profesional.
Menanggapi hal tersebut, MenÂkeu sekaligus Ketua Pansel angÂgota DK OJK Agus MartowarÂdojo menjelasÂkan bahwa benar calon anggota DK OJK mengisi formulir meÂngeÂnai minatnya di posisi mana. Namun, perÂminatan tersebut bisa berubah sesuai deÂngan keÂputusan DPR daÂlam uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test).
“Jadi dalam forÂmulir dia bisa memilih yang dia minta, dan alÂternatif kedua itu apa. Tapi kalau DPR berÂkeÂhenÂdak lain, mereka nggak biÂsa menolak,†cetus beÂkas DiÂrut Bank Mandiri ini.
Sekedar informasi, dalam UnÂdang-Undang (UU) Nomor 21 PaÂsal 11 ayat 9 memang diseÂbutÂkan Panitia Seleksi melakuÂkan penilaian dan pemilihan serta meÂnyampaikan calon angÂgota DeÂwan Komisioner OJK kepada PreÂsiden sebanyak tiga orang calon untuk seÂtiap anggota DK yang dibutuhkan, paling laÂma 12 hari kerja.
Pihak Bank ManÂdiri masih meÂÂnunggu keputusan DPR tenÂtang persoalan calon anggota DK OJK. Pasalnya, tiga orang calon DK OJK dianggap tidak layak.
“Saya hanya menungÂgu kepuÂtusan DPR dan saya yakin angÂgota dewan orang yang bijak dan pertÂimÂbangan,†ujar DirekÂtur Utama Bank Mandiri Zulkifli Zaini di Jakarta, Senin (4/6).
Menurut Zulkifli, jika meÂmang ada informasi yang tidak tepat dan tidak seimbang mengÂenai caÂlon DK OJK, DPR dapat meÂnyeÂleksi. “Anggota DPR dihaÂrapÂkan dapat membedakan inÂformasi yang miring dan yang tidak baÂlance,†pintanya. [Harian Rakyat Merdeka]
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Senin, 12 Januari 2026 | 14:15
Senin, 12 Januari 2026 | 14:10
Senin, 12 Januari 2026 | 14:08
Senin, 12 Januari 2026 | 14:03
Senin, 12 Januari 2026 | 14:03
Senin, 12 Januari 2026 | 13:52
Senin, 12 Januari 2026 | 13:40
Senin, 12 Januari 2026 | 13:12
Senin, 12 Januari 2026 | 13:10
Senin, 12 Januari 2026 | 13:04