Berita

sby/ist

Ongkos Wamen Jadi Pintu Masuk Menghukum SBY

RABU, 06 JUNI 2012 | 15:52 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Pembatalan posisi wakil menteri (wamen) oleh Mahkamah Konstitusi (MK) menunjukkan amburadulnya administrasi pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Amburadulnya administrasi pemerintahan SBY akan berimplikasi terhadap pertanggungjawaban penggunaan uang negara," ujar Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW) Iskandar Sitorus, dalam rilisnya (Rabu, 6/6).

Sekarang, lanjut Iskandar, Presiden SBY jelas-jelas salah mengeluarkan Keppres pengangkatan wamen. Lalu masalah berikutnya, bagaimana presiden dan para wamen mempertanggungjawabkan sekitar Rp1,5 sampai dengan Rp1,7 triliun uang negara yang dipakai untuk membiayai para wamen.


"Apa dasar hukum wamen dan presiden mempertanggungjawabkannya? Masih patut diamkah DPR dan BPK menyaksikan kesalahan ini?" tanyanya.

Menurutnya, ini bisa menjadi salah satu pintu masuk bagi pemerintahan berikutnya untuk membuat langkah-langkah hukum dan politik untuk menghukum SBY.

"DPR dan BPK juga harus segera bersikap jika tidak ingin dipersalahkan di kemudian hari, karena dengan sengaja membiarkan terjadinya kesalahan penggunaan uang negara," desaknya.[dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya