sby/ist
sby/ist
RMOL. Pembatalan posisi wakil menteri (wamen) oleh Mahkamah Konstitusi (MK) menunjukkan amburadulnya administrasi pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Amburadulnya administrasi pemerintahan SBY akan berimplikasi terhadap pertanggungjawaban penggunaan uang negara," ujar Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW) Iskandar Sitorus, dalam rilisnya (Rabu, 6/6).
Sekarang, lanjut Iskandar, Presiden SBY jelas-jelas salah mengeluarkan Keppres pengangkatan wamen. Lalu masalah berikutnya, bagaimana presiden dan para wamen mempertanggungjawabkan sekitar Rp1,5 sampai dengan Rp1,7 triliun uang negara yang dipakai untuk membiayai para wamen.
Populer
Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22
Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08
Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26
Senin, 29 Juni 2026 | 00:00
Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30
Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23
Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59
UPDATE
Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18
Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31
Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19
Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05
Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53
Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46
Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34
Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27
Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21
Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06