ilustrasi
ilustrasi
RMOL. Rencana Bank Indonesia membatasi kepemilikan mayoritas di bank dinilai akan berdampak pada kurangnya fleksibilitas bagi bank dalam memperkuat permodalan.
Salah seorang pengamat ekonomi yang juga Koordinator Komunitas Ayo Selamatkan Indonesia (Save Indonesia Community), Budi Purnomo, mengatakan, pembatasan kepemilikan mayoritas dapat mengurangi fleksibilitas bagi bank yang hendak memperkuat permodalan dengan cara menerbitkan saham baru (rights issue).
"Katakanlah, Bank Mega ingin meningkatkan modal dengan rights issue. Kalau sebagian besar pemegang saham lain tidak bersedia ikut dalam rights issue, sementara pemilik hanya dapat mengambil porsi yang diizinkan agar jumlah sahamnya tidak meningkat, kemungkinan jumlah atau harga rights issue-nya dikurangi. Berarti Bank Mega harus mencari alternatif lain untuk perkuat modalnya," ujarnya dalam keterangan pers tertulis yang dikirimkan hari ini (Rabu, 6/6).
Populer
Jumat, 04 September 2026 | 20:28
Kamis, 03 September 2026 | 14:46
Selasa, 01 September 2026 | 15:17
Selasa, 01 September 2026 | 01:59
Rabu, 09 September 2026 | 01:15
Sabtu, 05 September 2026 | 16:59
Sabtu, 05 September 2026 | 19:53
UPDATE
Rabu, 09 September 2026 | 14:28
Rabu, 09 September 2026 | 14:26
Rabu, 09 September 2026 | 14:06
Rabu, 09 September 2026 | 13:49
Rabu, 09 September 2026 | 13:39
Rabu, 09 September 2026 | 13:29
Rabu, 09 September 2026 | 13:27
Rabu, 09 September 2026 | 13:02
Rabu, 09 September 2026 | 12:47
Rabu, 09 September 2026 | 12:38