Berita

saleh daulay/ist

Posisi Wamen Tidak Jelas!

SELASA, 05 JUNI 2012 | 18:28 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Meski Mahkamah Konstitusi memutuskan keberadaan wakil menteri tidak bertentangan dengan konstitusi, namun keputusan tersebut masih belum melegakan.
Pasalnya, posisi wamen kelihatannya tetap tidak jelas. Banyak persoalan yang perlu dituntaskan terkait posisi tersebut.

"Posisi wamen di sebuah instansi pemerintah kan tidak jelas. Wewenangnya tidak jelas. Anggarannya tidak jelas. Tugas utamanya tidak jelas, dan lain-lain," ujar pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Saleh Daulay, kepada Rakyat Merdeka Online (Selasa, 5/6).

Soal wewenang, lanjut Saleh, wamen kelihatannya tidak punya otoritas apa-apa. Bisa jadi, kehadiran wamen bisa membuat para dirjen merasa tidak nyaman. Mereka merasa bahwa memiliki otoritas lebih tinggi dari wamen.

"Bisa saja seorang sekjend atau dirjen mengatakan bahwa posisinya lebih kuat dibandingkan wamen. Untuk menjadi sekjend atau dirjen, kan ada banyak tahapan yang harus dilalui, termasuk baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan). Nah, wamen ini kan ujug-ujug diangkat tanpa ada tahapan-tahapan itu", imbuh Saleh.

Selain itu, anggaran operasional wamen juga kelihatannya tidak jelas. Sampai saat ini, pemerintah belum pernah menjelaskan secara resmi alokasi anggaran untuk wamen. Jangan-jangan, selama ini anggaran wamen diambil dari alokasi lain. Kalau itu terjadi, tambah Saleh, dikhawatirkan ada penyalahgunaan penggunaan anggaran. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya