Berita

alex noerdin/ist

Nusantara

Alex Noerdin: Lawan Persija Harusnya Real Madrid

Prihatin Kepala Daerah Lemah
SELASA, 05 JUNI 2012 | 11:43 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Dunia sepakbola Indonesia semakin keruh dengan pertikaian. Tidak cuma keruh oleh keributan di antara para pengurus PSSI, tapi dalam waktu sepekan saja, dua tragedi persepakbolaan nasional terjadi dan merenggut nyawa penggilanya.

Pada Minggu (27/5), tiga suporter tewas ketika tim Persija bertanding melawan Persib Bandung di Gelora Bung Karno, Jakarta. Sepekan kemudian (Minggu, 3/6), satu orang pendukung Persebaya Surabaya, tewas ketika timnya berlaga melawan Persija di Stadion Gelora 10 November, Surabaya, Jawa Timur.

Kenyataan itu membuat Alex Noerdin, Gubernur Sumatera Selatan yang kini tengah berlaga di arena Pilkada DKI Jakarta, merasa risih dan prihatin. Secara khusus dia menyoroti peran pemerintah daerah sebagai pembina klub sepakbola.


"Dari pengalaman saya sebagai gubernur Sumsel, klub sepakbola itu harus loyal dan setia pada pemiliknya," ucap Alex Noerdin dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa (5/6).

Dia mengumbar pengalamannya pada satu kali pertandingan Sriwijaya FC bertanding melawan Persipura di Jakabaring, Palembang dan hasilnya Sriwijaya menang 2-1. Kala itu Persipura mogok main. Hampir terjadi kerusuhan suporter. Tetapi ancaman rusuh itu bisa dicegah karena dirinya langsung turun ke lapangan.

"Saya katakan, saya Haji Alex Noerdin, Gubernur Sumatera Selatan. Kalau masih percaya pada saya jangan berkelahi. Akhirnya mereka diam. Ini karena saya tegas melihat situasi. Kepala daerah meski tidak hobi bola, harus turun, saya juga tidak terlalu hobi bola tapi harus tanggung jawab dan jangan pura-pura tidak tahu," urainya.

Terkait kenyataan bahwa pendukung fanatik Persija Jakarta (The Jak Mania) kerap terlibat keributan antar suporter, menurut dia seharusnya Gubernur DKI Jakarta mesti turun langsung memberikan jaminan keamanan. Gubernur DKI harusnya mau bersentuhan langsung dengan The Jak untuk pembinaan.

"Kalau saya Gubernurnya, saya akan damaikan persoalan atau konflik The Jak dan Viking (suporter Persib Bandung). Saya akan temui pimpinan daerahnya. Pasti bisa didamaikan meski kedua suporter ini musuh bebuyutan," ucap Cagub yang diusung Golkar, PPP dan PDS itu.

Menurut dia, jika sebuah klub terancam dilarang bermain di kandang sendiri karena alasan keamanan, hal itu sungguh memalukan dan merusak citra kepala daerah dimana klub itu bernaung.

"Persija harus punya stadion sendiri seperti kami di Sumatera Selatan yang punya lapangan bagus-bagus. Lawan Persija itu harusnya Real Madrid, bukan kami-kami ini. Tapi bagaimana Persija mau bangga kalau home base tidak punya?" tandasnya. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya