Berita

Bakrie Telecom Tbk (BTEL)

Bisnis

Income Bunga Turun, Bakrie Telecom Tekor Rp 355,6 Miliar

SELASA, 05 JUNI 2012 | 08:00 WIB

RMOL. Bakrie Telecom Tbk (BTEL) mencatat kenaikan rugi bersih menjadi Rp 355,62 miliar dari kerugian Rp 41,128 miliar di kuar­tal pertama 2012. Dari data PT Bursa Efek In­donesia (BEI), menyebutkan, selama periode tersebut, perseroan menderita rugi kurs sebesar Rp 56,466 miliar.

    Padahal, pada periode yang sama tahun lalu mencatatkan keuntungan kurs Rp 115,871 miliar. Penyebab lain kerugian perseroan adalah pen­dapatan bunga yang mengalami penurunan menjadi Rp 452,205 juta dari Rp 4,07 miliar.

Demikian juga dengan beban keuangan naik tipis menjadi Rp 210,206 miliar dari Rp 200,575 miliar. Untuk pendapatan usaha, perseroan juga turun menjadi Rp 526,599 miliar di tiga bulan pertama tahun ini dari Rp 717,940 miliar.

Penurunan pendapatan usaha ini disebabkan turunnya pen­dapatan jasa telekomunikasi sebesar 26,07 persen dari Rp 830,999 miliar menjadi Rp 614,355 miliar. Selain itu, jasa in­terkoneksi juga turut turun 14,58 persen menjadi Rp 58,963 mi­liar dibanding periode yang sama tahun lalu Rp 69,033 miliar.

Kendati demikian, perseroan berhasil menekan beban usaha sekitar 1,13 persen dari Rp 704,981 miliar menjadi Rp 696,967 mi­liar. Perseroan menderita rugi usaha sebesar Rp 170,368 miliar. Untuk total aset perusahaan per 31 Maret 2012 mencapai Rp 12,028 triliun dari Rp 12,213 triliun per 31 Desember 2011.

Sebelumnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) me­nurun­kan peringkat BTEL dan obligasi I tahun 2007 menjadi BB dari BBB-. Pefindo masih menempatkan peringkat pada credit watch dengan implikasi negatif.

“Penurunan peringkat mencerminkan meningkatnya risiko pembiayaan kembali untuk obligasi perusahaan senilai Rp650 miliar yang akan jatuh tempo pada 4 September 2012 mendatang,” ujar analis Pefindo, Niken Indriarsih. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya