Berita

gun gun/ist

YOUTH POLITICAL OUTLOOK-2012

Saatnya Kaum Muda Punya Sikap Politik!

SENIN, 04 JUNI 2012 | 09:46 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Komunitas Mahasiswa Public Relations Politik Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) Angkatan 2010 menggelar rangkaian kegiatan bertajuk Youth Political Outlook-2012.  Kegiatan ini merupakan kelanjutan dari acara serupa tahun lalu yang bekerjasama dengan The Political Literacy Institute. Untuk tahun ini, tema yang diusung adalah Jakarta 2012-2017, Mau Dibawa Kemana?

Kegiatan pendidikan politik bagi kaum muda ini, diselenggarakan selama dua hari, Selasa-Rabu (5-6/6) di Auditorium Arifin Panigoro Lantai 3 Kampus UAI, Kompleks Masjid Agung Al Azhar Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan 12110.

Menurut Ketua Pelaksana, Mohammad Arsyad Syahendri, Youth Political Outlook-2012 ini merupakan acara tahunan yang diselenggarakan oleh mahasiswa Public Relations, Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Al Azhar Indonesia (UAI).

"Yang membedakan acara tahun ini dengan tahun sebelumnya adalah pelaksanaan kegiatan yang diselenggarakan selama dua hari berturut-turut dan fokus membahas tema Pilkada DKI Jakarta yang akan digelar 11 Juli 2012. Sehingga, diharapkan menjadi pendidikan bagi kaum muda terutama mahasiswa untuk bersikap dalam mengambil pilihan-pilihan politiknya dalam Pilkada besok," papar Arsyad dalam keterangan tertulis yang diterima pagi ini (Senin, 4/6).

Sementara menurut penanggungjawab acara yang juga Dosen PR Politik UAI, Gun Gun Heryanto, kegiatan ini merupakan bagian utuh dari gerakan pengarusutamaan literasi politik. Tujuannya, agar kaum muda tidak menjadi kelompok masyarakat yang apolitis dan memiliki kepedulian sekaligus kritisisme dalam menyikapi berbagai persoalan dinamis di level lokal, nasional maupun internasional.

"Literasi politik ini merupakan gerakan yang memadukan antara pengetahuan, skill dan sikap politik agar lebih berdaya dalam menyikapi situasi terutama menyangkut berbagai momentum politik dan beragam public policy yang terhubung dengan eksistensi warga negara. Saatnya kaum muda punya sikap politik yang jelas, sehingga tidak semata-mata menjadi objek penderita dalam pemilu," beber Gun Gun yang juga Direktur Eksekutif The Political Literacy Institute ini.

Dalam rangka pengarusutamaan gerakan pendidikan politik tersebut, digelar sejumlah kegiatan yang menarik minat kaum muda. Pada Hari Selasa (5/6), diselenggarakan debat antar mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Debat tersebut mengambil tema Pro-kontra Golput dalam Pilkada DKI. Di Hari Rabu (6/6), panitia menggelar acara bedah buku Public Relations Politik karya Gun Gun Heryanto dan Irwa Zarkasi. Yang menjadi pembahas di bedah buku tersebut antara lain, Novita Damayanti, M.Si (Pengamat PR Politik dari Universitas Multimedia Nusantara); Theresia EE Pardede, S.Sos  (Expert Associate The Political Literacy Institute dan mantan Anggota DPR-RI), Pung Purwanto, S.Sos (Wakil Pimpinan Redaksi Harian SINDO), Gun Gun Heryanto (Penulis buku dan Direktur Eksekutif The Political Literacy Institute) serta Irwa Zarkasi, M.Si (Penulis buku/Ketua Pusat Kajian Komunikasi, UAI). Diskusi akan dipandu oleh Iding R Hasan, M.Si dari The Political Literacy Institute.

Di hari yang sama akan digelar Dialog Publik Jakarta 2012-2017 akan dibawa kemana? Kandidat calon gubernur yang hadir sebagai narasumber adalah Joko Widodo, Faisal Basri, Hidayat Nur Wahid, Hendradji Supandji. Dialog tersebut dipandu Timothy Marbun dari KOMPAS TV.

Menurut Gun Gun Heryanto, kegiatan Youth Political Outlook-2012 memiliki tiga tujuan utama. Pertama, mengembangkan jejaring kaum muda kritis sehingga bisa memperbesar presentase kelompok public attentive (publik berperhatian) di masyarakat. Kedua, munculnya pemahaman kaum muda progresif yang peka dan peduli pada berbagai isu dan dinamika politik yang terjadi di Indonesia. Ketiga, menguatnya pemilih rasional di kalangan para pemilih pemula. [zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya