Berita

ilustrasi, New Honda MegaPro

Otomotif

AHM Pede Bisa Melego 10.000 Unit Per Bulan

New Honda MegaPro Lebih Maskulin
SENIN, 04 JUNI 2012 | 08:11 WIB

RMOL.Untuk memperkuat penetrasi Honda di pasar motor sport nasional, PT Astra Honda Motor (AHM) merilis New Honda MegaPro dengan grafis dan warna putih sehingga terlihat lebih gagah, sporty dan maskulin.

AHM menargetkan, dapat men­jual model baru ini sebanyak 10.000 unit per bulan. Direktur Pe­masaran AHM Margono Ta­nuwijaya meng­ung­kapkan, tam­pilan baru ini di­la­kukan untuk memenuhi ke­ingi­nan konsumen terhadap motor sport.

Penam­ba­han warna putih d­ilakukan pada tipe Cast Wheel dan Spoke Wheel untuk mem­per­kuat impresi sporty dan maskulin pada motor Honda MegaPro.

“Tampilan baru ini untuk mem­be­rikan pilihan yang bera­gam ke­pada konsumen Indone­sia, terha­dap Honda MegaPro. Ka­mi yakin refreshment ini akan dite­rima de­ngan baik oleh pecin­ta motor sport berkarakter gagah, sporty dan maskulin,” ujar Mar­go­no di Jakarta, Jumat (1/6).

AHM optimis target 10.000 per bulan dapat terjual karena tam­pilan warna putih ini diyakini mampu mendongkrak penjualan Honda ke depan.

“Inovasi warna dan desain sa­ngat perlu dilakukan agar kon­su­men bisa lebih merangsang motor sport di Indonesia,” kata Mar­gono.

Honda MegaPro ini dibekali de­ngan mesin XRP (X-tra Res­pon­sive Performance Engine) berka­pasitas 150cc4-Tak, SOHC, 5-Kecepatan, berpendingin uda­­ra, yang dikenal memiliki akse­lerasi baik, responsif dan berte­naga namun hemat bahan bakar serta ramah lingkungan karena me­menuhi Standar Emisi Euro-2.

Selain itu, mesin XRP ini juga telah menggunakan Low Friction Parts seperti, Rough Surface Piston, Roller Rocker Arm dan Crankshaft Bearing, yang ber­fungsi mengurangi gesekan sehingga membuat mesin lebih efisien dan hemat bahan bakar. Karekter mesin tersebut sangat sesuai dengan kondisi jalan perkotaan di Indonesia.

Honda MegaPro ini juga mengaplikasikan fitur Adjustable Monoshock berperforma tinggi dengan ‘Dual-Springs System’ (atas dan bawah), di mana pegas bagian bawah dapat disetel (keras, normal atau lembut) se­suai kebutuhan atau selera pema­kai. Motor sport ini dilengkapi berbagai fitur canggih seperti rem cakram (depan/belakang), desain elegan kombinasi Digital Meter, Secure Key Shutter dan velg racing 17” dengan ban tubeless (untuk tipe Cash Wheel).

“De­ngan warna baru ini pasar motor sport akan lebih ramai dan kom­petisi akan semakin ketat,” ujar Margono.

Untuk varian Spoke Wheel, kata Margono, har­ganya dibande­rol Rp 18.400.000 dalam dua pilihan warna, yaitu Brave Black dan Renegade Red. Sedangkan varian Cast Wheel dipasarkan dengan harga Rp 19.600.000, dalam em­pat pilihan warna, yaitu Active White, Brave Black, Renegade Red, Brace Blue.

Dengan warna baru ini, AHM makin pede motor sportnya mam­pu menguasai pasar nasio­nal. Berdasarkan data penjualan di pasar domestik, selama Ja­nuari-April 2012 total penjualan Honda MegaPro tercatat 42.073 unit. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya