Berita

Ki Bagus Hadikusumo/IST

HARI LAHIR PANCASILA

Wakil Ketua MPR: Muhammadiyah Berjasa Besar Bagi Bangsa Indonesia

JUMAT, 01 JUNI 2012 | 21:17 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Perjuangan dan sumbangsih Muhammadiyah bagi bangsa Indonesia sangat besar. Kontribusi tersebut sekaligus tidak bisa dipisahkan dari tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Penilaian itu disampaikan Wakil Ketua MPR Hajriyanto Y. Thohari, dalam ceramahnya di acara Pengajian Bulanan PP Muhammadiyah bertema Pancasila dalam Puisi di Gedung Dakwah PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, malam ini, Jumat (1/6).

Dalam ceramahnya tentang Peran Tokoh Islam dalam Perumusan Pancasila itu, Hajriyanto menyebutkan peran tokoh Islam yang juga ketua Muhammadiyah saat itu, Ki Bagus Hadikusumo.

Kala itu, papar Hajri, Ki Bagus yang tergabung dalam tim kecil perumus dasar negara di BPUPKI, memberikan solusi tentang dasar negara, di tengah kontroversi tentang tujuh kalimat "Dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluknya" dalam rumusan Pancasila.

"Ketika akan dibacakan oleh Bung Karno dan Bung Hatta, rumusan yang dikenal Piagam Jakarta itu, masih terjadi banyak penolakan dan kontroversi terkait tujuh kalimat tadi. Lalu Ki Bagus Hadikusumo memberikan usulan, agar tujuh kalimat tadi dihapuskan. Sebagai gantinya, ditambahkan dalam sila pertama. Lengkapnya Ketuhanan Yang Maha Esa," paparnya.

Solusi Ki Bagus diterima semua pihak dan jadilah rumusan baku seperti saat ini "Jadi, bisa dibilang, Muhammadiyah berjasa besar dalam menyelamatkan bangsa. Karena itu, seharusnya pemerintah mengajak Muhammadiyah membangun bangsa, bukan malah meninggalkan," jelas Hajri yang juga tokoh Muhammadiyah itu. [zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya