Berita

ilustrasi

Menggugat Perpres SBY di Tengah Kaderisasi Koruptor

KAMIS, 31 MEI 2012 | 18:07 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Memang baik jika Peraturan Presiden No 55/2012 tentang Strategi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi (Stranas PPK) betul-betul dilaksanakan. Tapi sebenarnya yang dibutuhkan rakyat bukan lagi retorika.

"Sudah terlalu banyak aturan seperti ini dan Presiden sudah berkali-kali membuat aturan semacam ini, terkesan hanya retorika. Di awal SBY mengumumkan sendiri akan memimpin langsung pemberantasan korupsi, tapi nyatanya apa?" kata anggota Komisi III DPR, Martin Hutabarat, kepada Rakyat Merdeka Online, Kamis petang (31/5).

Martin mengatakan, praktek korupsi malah semakin luas bukan hanya di pemerintahan, bahkan di partai politik yang didirikan dan dipimpin SBY sendiri


"Korupsi berhasil mengadakan kaderisasi. Anak-anak muda yang baru berusia 30-an tahun, yang belum ada pengabdiannya pada masyarakat seperti Gayus Tambunan, Nazaruddin, Angelina Sondakh, Dhana Widiatmika, sudah punya harta ratusan miliar," paparnya.

Martin menegaskan, keberanian Presiden adalah satu hal yang paling ditunggu. Presiden mesti mengultimatum Polri dan Kejaksaan supaya sungguh-sungguh dan serius memberantas korupsi bersinergi dengan KPK. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya