Berita

hatta rajasa/ist

Hatta Rajasa: Insya Allah Ini Bukan Mimpi

RABU, 30 MEI 2012 | 20:09 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa, yakin kekuatan ekonomi Indonesia akan menjadi kekuatan ke 12 di dunia pada tahun 2025. Syaratnya, menjalankan konsep Masterplan Percepatan Pembangunan dan Perluasan Pembangunan Indonesia (MP3EI).

"Tahun 2014 kita harus mencapai di atas 5 ribu dolar, dan tahun 2025 bisa menjadi sekitar 16 ribu dolar perkapitanya. Kemiskinan nanti kita susutkan 4 persen, jadi dengan 280 juta penduduk, Indonesia akan menjadi kekuatan ekonomi ke 12 di dunia," kata Hatta di sela-sela Munas Persatuan Rakyat Desa (Parade) Nusantara di Desa Wisata, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta sesaat lalu (Rabu, 30/5).

"Ini bukan ngarang atau mimpi. Insya Allah bisa (tercapai)," sambung Hatta.


Dikatakan ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu, untuk mencapai target tersebut maka yang diperlukan tidak cukup hanya dengan mengandalkan pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA) saja, tapi juga perlu menggerakkan Sumber Daya Manusia (SDM). Program MP3EI, kata Hatta, menegaskan hal itu.

"Jangan pernah hanya mengandalkan SDM, karen itu akan mengelabuhi kita. Ada kutukan kalau hanya mengandalkan SDA, sekalipun punya SDM itu tidak akan maju-maju, tapi dengan SDM bisa maju. Contohnya Jepang dan Korea,  tidak punya apa-apa tapi maju," ujar Hatta.

Hatta pun meminta para kepala desa ikut berperan dalam mensukseskan program masterplain yang digagasnya. Apalagi kalau Undang-undang Desa disahkan oleh DPR nanti, posisi kepala desa menjadi jelas, dimana mereka bisa berinovasi tentang macam-macam pembangunan.

Apa sasaaran dalam masterplain cukup biayanya? Dijelaskan Hatta hal itu tidak masalah. Sejak MP3I pertama kali digulirkan 23 Mei 2011, pada Desember 2011 saja para investor sudah menginvestasikan modalnya sebesar Rp 490 triliun. Investasi ini digunakan untuk membangun infrastruktur, industrialisasi dan lain-lainnya.

"Program ini (MP3EI) harus dipahami tidak berhenti di kabupaten saja, tapi harus menyentuh langsung ke desa-desa," tandas Hatta. [mar]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya