Berita

ilustrasi/ist

Pemimpin Kedua Al Qaida di Afghanistan Dikabarkan Tewas

RABU, 30 MEI 2012 | 13:31 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD Q RUSYDAN

RMOL. Pemimpin kedua al Qaida di Afghanistan dikabarkan tewas pada minggu lalu.

Saudi Sakhr al-Taifi, demikian pemimpin kedua al Qaida dimaksud, dikabarkan tewas oleh serangan udara yang dipimpin oleh NATO di bagian timur dekat perbatasan Pakistan. NATO menilai Musthaq atau Nasim, nama lain Saudi Sakhr al-Taifi, bertanggungjawab atas penyerangan terhadap tentara koalisi di Afghanistan.

"Ia sering berpergian ke Afghanistan dan Pakistan membawa perintah dari pemimpin senior al Qaida untuk mensuplai senjata dan membawa tentara pemberontak ke Afghanistan," lanjut pernyataan resmi NATO sebagaimana dilansir MSNBC (Rabu, 28/2).


Masih disebutkan NATO, Saudi Sakhr al-Taifi terbunuh pada Minggu di distrik Watahpur, Provinsi Kunar setelah teridentifikasi oleh milisi al Qaida lainnya.

"Tidak ada warga sipil dan properti sipil yang terluka dan dirusak," tutup pernyataan NATO. [ysa]

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Kasus Roy Cs, Polisi Sudah Lengkapi Petunjuk Jaksa

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:13

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:49

Pertamina Trans Kontinental Berdampak bagi Lingkungan, Raih Best CSR 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 | 19:10

Hilirisasi Nasional, Jalan Menuju Keadilan Ekonomi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:13

Ekonom: Tata Kelola SDA dan Perekonomian Sudah Keluar Jalur UUD 1945

Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:10

Ekonom Ramal Rupiah Betah di Rp17.000 per Dolar AS

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:45

Dukung Dakwah di AS, KAUMY Salurkan Bantuan untuk Nusantara Foundation

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:13

Regulasi Right to Be Forgotten di Indonesia Masih Abu-abu

Sabtu, 23 Mei 2026 | 16:58

Selengkapnya