Berita

Syarif Hasan/ist

KASUS WISMA ATLET

Soal Anas, Demokrat Tunggu Sampai Akhir Juni

RABU, 30 MEI 2012 | 11:48 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, setidaknya masih aman sepanjang Juni mendatang. Partai Demokrat menunggu tindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sampai akhir Juni terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus-kasus korupsi yang menyeret namanya.

Jika sampai akhir Juni, KPK belum memutuskan apapun terkait posisi Anas di kasus wisma atlet, maka Anas dapat dikatakan bersih.

"Karena proses ini sudah terlalu panjang dan lama. Kalau sampai akhir Juni juga tidak diambil tindakan maka Anas bersih," kata anggota Dewan Pembina Demokrat, Syarif Hasan, sebelum kunjungan kerja ke Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu pagi (30/5).


Dia tegaskan, sikap Demokrat itu bukan berarti intervensi kepada KPK. Dia hanya minta status Anas diperjelas KPK.

"Kalau sampai akhir Juni tidak ada tindakan apa-apa maka posisi Anas clear. Seluruh kader PD harus siap mendukung kepemimpinan Anas," tandasnya.[mar]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya