Berita

New Honda City

Otomotif

New Honda City Pede Bakal Lego 2.400 Unit

HPM Belum Mau Rakit Mobil Sedan di Indonesia
SABTU, 26 MEI 2012 | 08:07 WIB

RMOL.PT Honda Prospect Motor (HPM) belum memiliki rencana untuk merakit mobil sedan di Indonesia. Namun, ATPM asal Jepang ini optimis varian barunya New Honda City mampu menguasai pasar sedan di industri otomotif.

Tahun ini, Honda menargetkan penjualan New Honda City seba­nyak 2.400 unit. “Kami optimis penjualan sedan di Indonesia tumbuh karena sedan memiliki penggemar fanatik meski pajak ma­hal mereka tetap akan bayar,” kata Direktur Pemasaran dan Purnajual Jonfis Fandy di acara peluncuran New Honda City di Jakarta, Rabu (23/5).

New Honda City terbaru tampil lebih sporty dan elegan baik dari interior dan fitur teknologi yang dinilai bisa memberikan rasa nyaman buat konsumen. Salah satu penambahan adalah fitur-fitur Eco Lamp untuk memantau rata-rata konsumsi bahan bakar minyak  (BBM), jarak tempuh per­jalanan melalui Multi Infor­ma­tion LCD dengan Bar Graph.

Untuk desain eksterior, varian ini memiliki New Front Grill de­ngan full chrome sehingga lebih tegas dan sporty. Di bagian be­lakang, HPM memasang re­flector dan New Stop Lamp untuk me­nambah kesan eksklusif dan me­ningkatkan keamanan saat ber­kendara pada malam hari. Model itu menggunakan velg 16 inchi di depan dan belakang.

Untuk Interior, New Honda City memiliki kabin yang lapang dengan fitur Map Light, Door Lock Switch dengan Auto Door Lock by Speed dan Power Retrac­table Door Mirror. Terdapat juga Audio System Double Din terbaru untuk memutar musik. Fitur-fitur lain adalah Unique Central Fuel Tank Lay Out, posisi tangki bensin di tengah sasis untuk membuat kabin lebih lapang.

Selain itu, HPM juga me­ma­sang kaca green glass untuk me­nyerap sinar dan panas mata­hari sehingga suhu di dalam tetap se­juk. Retractable head rest, san­daran kepala pada kursi bela­kang dapat diatur ketinggiannya.

Reclining seat dapat mengatur sendiri kemiringan tempat duduk. Spacious cabin, kenyamanaan keleluasan bagasi berkapasitas 506 liter VDA. Model sedan ini  mengusung mesin 1.5 liter i-VTEC empat silinder yang meru­pakan penggabungan peforma mesin VTEC, torque boost re­sonator dan drive by wire.  Mesin itu memiliki tingkat emisi ramah lingkungan dengan stan­da­risasi EURO-4 melebihi standar emisi EURO-2 di Indonesia.

“Kami harapkan varian sedan ini bisa disukai konsumen di Indonesia dan mampu bersaing dengan sedan lainnya di pasar otomotif,” harap Jonfis.

Hingga saat ini, penjualan total Honda City telah mencapai 58.932 unit sejak diperkenalkan di Indonesia pada 1996 lalu.

“Meski pasar sedan terus me­nurun, kami yakin Honda City ba­kal mendapatkan respons positif di pasar. Sekarang saja sudah ada 100 pemesan,” kata Jonfis.

New Honda City ini dita­war­kan dalam lima  pilihan war­na dan terdapat dua warna baru, yaitu new brownish sparkle me­tallic dan briliant white pearl untuk melengkapi warna sebe­lumnya yaitu alabaster sliver metallic, polished metal me­tallic, dan crystal black pearl.

New Honda City tipe S diban­derol Rp 262 juta untuk transmisi manual, sedangkan untuk trans­misi oto­matis Rp 277 juta. City tipe E Rp 271 juta untuk tranmisi manual dan Rp 286 juta untuk transmisi otomatis. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya