Berita

Greenpeace Belum Tanggapi Pemeriksaan Bareskrim

SELASA, 22 MEI 2012 | 21:17 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri mulai mengusut dugaan penggelapan dana sumbangan masyarakat yang dilakukan Greenpeace. Tadi siang, penyidik Bareskrim memeriksa Rudi Gani, Koordinator Aliansi Mahasiswa Tolak LSM Asing, selaku pelapor.

Dikonfirmasi terkait hal itu, Jurukampanye Greenpeace untuk wilayah Asia Tenggara, Hikmat Soeritanuwijaya, belum bersedia memberikan tanggapannya. Apalagi, katanya, dirinya baru tahu kabar pengusutan kasus Greenpeace saat dikonfirmasi.

"Saya belum tahu ada pemeriksaan, seharian tadi saya rapat," kata dia kepada Rakyat Merdeka Online Selasa malam (22/5).


Dalam pemeriksaan Rudi mempertanyakan dana donatur Greenpeace cabang Indonesia. Greenpeace mengklaim memiliki 30 ribu orang donatur yang menyumbang Rp 75 ribu per bulannya atau senilai Rp 27 miliar per tahun. Namun, dalam laporan keuangan pada 2009 dan 2010 yang dimuat media massa nasional, Greenpeace menyebutkan dana yang mereka terima dari masyarakat adalah Rp 6,5 miliar pada 2009, dan Rp 10,2 miliar pada 2010. Jadi ada selisih sekitar Rp 17 miliar. Aliansi Mahasiswa Tolak LSM Asing terdiri dari Badko HMI Jabotabeka-Banten, LISUMA Jakarta, Pusaka Indonesia, BEM RI, dan IMIKI.

Apa siap kalau dimintai keterangan oleh penyidik?
[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya