Berita

Barack Obama/Ist

Dunia

Obama Imbau Negara G8 untuk Membantu AS Turunkan Presiden Suriah

MINGGU, 20 MEI 2012 | 09:15 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Presiden Amerika Serikat, Barack Obama  mengimbau kepada para pemimpin negara G8 untuk mendukung upaya AS menghentikan kepemimpinan Presiden Suriah Bashar al Assad. Hal tersebut disampaikan Obama dalam pertemuan pemimpin G8 di Camp David, Maryland, Amerika Serikat, pada hari Sabtu (19/5) waktu setempat atau Minggu dini hari WIB..

"Kami semua sangat prihatin tentang kekerasan yang sedang terjadi di sana, hilangnya nyawa," kata Obama, yang diapit para pemimpin negara-negara industri Kelompok Delapan (G8) pada pertemuan puncak Camp David, sebagaimana dikutip AP (Minggu, 20/5).

Obama berharap para pemimpin Kelompok Delapan (G8) bisa mendesak semua pihak di Suriah agar mematuhi komitmen mereka berdasarkan rencana perdamaian bersama PBB-Liga Arab.


Sebelumnya pada 12 April lalu, utusan PBB, Kofi Annan berkunjung ke Suriah untuk menengahi konflik yang terjadi di Suriah. Beberapa kesepakatan berhasil disetujui oleh kedua belah pihak, namun dilanggar di tengah jalan oleh Presiden Assad.

Adapun kesepakatan tersebut meliputi penghentian segera semua kekerasan guna memungkinkan peralihan politik pimpinan rakyat Suriah yang mencakup banyak pihak dan sebuah peralihan menuju sistem politik yang demokratis.

"Kami mendukung rencana Annan, tapi kami setuju, dan saya berharap bahwa ini akan tercermin dalam pertemuan kami ini, dan bahwa rencana Annan harus sepenuhnya dilaksanakan dan proses politik harus bergerak maju secara lebih tepat waktu untuk mengatasi masalah itu." lanjut Obama

AS menuding Presiden Bashar telah menyerang para pengunjuk rasa selama hampir 14 bulan terakhir. Menurut data PBB sebanyak 9.000 orang tewas sejak rakyat Suriah memulai aksi protes pada Maret 2011.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya