Berita

logo rolling stones

KTRSI Bukan Sekadar Penikmat Musik Stones

SABTU, 19 MEI 2012 | 10:23 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Komunitas The Rolling Stones Indonesia atau KTRSI sebenarnya sudah eksis di Tanah Air sejak 40 tahun yang lalu. Tetapi, selama itu keberadaan komunitas tersebut sekadar sebagai penikmat musik Stones.

Tadi malam, bertempat di Bandung, komunitas stoners (panggilan untuk para pecinta Rolling Stones) sukses mengggelar "Stones Party" sekaligus meluncurkan website komunitas mereka yang diharapkan bisa menghubungkan para fans band yang tahun ini genap berusia 50 tahun itu.

Dari rilis yang dikirimkan KTRSI ke redaksi beberapa saat lalu, diterangkan bahwa ide untuk membuat dan mencuatkan Komunitas The Rolling Stones Indonesia sebenarnya juga sudah lama digaungkan oleh para penggemar musik Rolling Stones di Indonesia. Tetapi baru sekitar bulan Februari 2012 digarap dengan serius.


Beberapa nama yang menjadi cikal bakal komunitas ini adalah sebagai berikut. Di bulan Oktober 2010, seorang anak muda penggila musik The Rolling Stones, Rudy Azhar lewat Baja Production-nya, menyelenggarakan Bandung Lautan Stoners di Score Bandung. Saat itu event musiknya dihadiri tak kurang dari 350 orang.

Melihat begitu besar animo yang ada tetapi tidak dikoordinir dengan baik, maka saat itu Rudy mencoba untuk mengajak kawan-kawannya yang lain untuk membuat cikal bakal komunitas bernama Komunitas Rolling Stones Indonesia (KRSI).

Ide membentuk organisasi ini bukan sekadar untuk mengumpulkan para penggila musik The Rolling Stones, tetapi banyak kegiatan positif yang bisa dilakukan nantinya, seperti menyalurkan bakat setiap anggota, baik itu bermusik, berbisnis dan lainnya.

Lama ide tersebut digaungkan hingga pada tahun 2012 dimana komunitas tanpa sengaja berkumpul secara rutin di M Point Club, Blok M Jakarta. Kebetulan M Point secara teratur setiap bulannya menampilkan Acid Speed Band yang merupakan icon dari The Rolling Stones Indonesia. Nur Rachmat, Budy Rolling, Agus, Haviz, Rana Polii dan Rudy Azhar menjadi lebih sering bertemu dan ide yang tadinya digaungkan dua tahun lalu kembali hangat dan menjadi nyata lewat KTRSI atau Komunitas The Rolling Stones Indonesia.

Alhasil, KTRSI mendapat sambutan luar biasa di seluruh Indonesia. Adapun daerah yang telah resmi bergabung saat ini adalah Jakarta, Bogor, Bandung, Palembang, Bali, Makassar,Lampung, Tangerang, Tasikmalaya, Jember, Garut dan lain-lain.

Diperkuat oleh Dewan Pembina yang merupakan tokoh-tokoh stoners di Indonesia seperti: Kang Benny, Kang Dadang dan Kang Tatang dari Bandung, Aries Ducat dari Bekasi dan juga tak ketinggalan pentolan Acid Speed, Holdun dan Rico, didapuk untuk menjadi penasihat pada komunitas ini.

Secara formal kepengurusan KTRSI sudah mulai rapih dan menempatkan setiap wakil daerah untuk menjadi pengurusnya. Para pengurus KTRSI mengklaim bahwa organisasi ini bukan milik perorangan maupun segelintir kelompok.

"Organisasi ini adalah milik setiap stoners di seluruh Indonesia. Jadi siapapun diperkenankan untuk menjadi anggota KTRSI," tegas Rudy Azhar.

Pengurus berharap, KTRSI dapat menjadi wadah untuk menuangkan ide-ide baik itu bermusik, bisnis dan kegiatan positif lainnya, yang pada akhirnya akan membawa anggota untuk selalu berpikir positif dan maju. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya