Ilustrasi/ist
Ilustrasi/ist
RMOL. Pemberlakuan sanksi yang diterapkan Amerika Serikat dan Uni Eropa bagi negara yang mengimpor minyak dari Iran ternyata tidak digubris oleh salah satu negara sekutunya di Asia Timur, Taiwan.
Hal ini berdasarkan data terbaru dari Biro Taiwan yang menunjukkan bahwa impor minyak mentah negara tersebut dari Iran justru mengalami pelonjakan tertinggi pada 15 bulan terakhir. Dilaporkan biro tersebut bahwa terjadi kenaikan 50 persen dari volume terdaftar untuk periode yang sama di tahun sebelumnya.
Sebagaimana dikutip Press TV (Sabtu, 19/5), menurut data yang dikeluarkan oleh biro di bawah Departemen Urusan Ekonomi, Taiwan mengimpor sebanyak 2,96 juta barel minyak mentah dari Iran pada bulan Maret dengan pasokan 95.581 barel per hari, selama periode tersebut.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
UPDATE
Selasa, 28 April 2026 | 00:15
Selasa, 28 April 2026 | 00:04
Senin, 27 April 2026 | 23:46
Senin, 27 April 2026 | 23:24
Senin, 27 April 2026 | 23:10
Senin, 27 April 2026 | 22:30
Senin, 27 April 2026 | 22:28
Senin, 27 April 2026 | 22:11
Senin, 27 April 2026 | 22:11
Senin, 27 April 2026 | 22:06