Berita

Agus Martowardojo

Bisnis

Menkeu Pede Inflasi Tahun Ini Bisa di Bawah 5,3 Persen

Kalau Harga Bensin Tak Jadi Dinaikkan
JUMAT, 18 MEI 2012 | 08:00 WIB

RMOL.Menteri Keuangan (Menkeu) Agus Martowardojo kelihatannya percaya diri (pede) laju inflasi ta­hun ini bisa lebih rendah dari 5,3 persen jika pemerintah tidak jadi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi.

“Asumsi inflasi di APBNP 2012 sebesar 6,8 persen itu sudah memasukkan kenaikan harga BBM Rp 1.500 per liter. Kalau itu tidak jadi dilakukan, maka realisasi inflasi tahun ini bisa di bawah 5,3 persen,” kata Agus.

Menurutnya, pemerintah juga yakin naik atau tidaknya harga BBM bersubsidi tidak akan mengganggu stabilitas fiskal ta­hun ini karena APBNP 2012 da­lam keadaan sehat. Pasalnya, pe­merintah sudah memiliki ca­da­ngan yang cukup untuk meres­pons gejolak yang mungkin terjadi.

Dalam kesempatan itu, Agus juga menyampaikan sasaran in­flasi 2013 dan 2014 sebesar 3,5 - 5,5 persen dan inflasi 2015 se­besar 3-5 persen, yang di­pu­tuskan setelah berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI). Sa­saran inflasi 2013-2015 itu dike­luarkan Pemerintah melalui Per­aturan Menkeu No.66/PMK. 012/2012 tertanggal 30 April 2012.

Agus mengatakan, penetapan sasaran inflasi yang menurun secara gradual ini diharapkan akan memberikan gambaran jalur yang jelas sebagai bentuk ko­mit­men antara Pemerintah dan BI dalam upaya menjaga laju inflasi nasional berada pada level 4 per­sen dalam jangka menengah.

Untuk laju inflasi tahun ini, Agus mengakui akan lebih besar diban­ding 2011. Selain karena kenaikan harga komoditas pa­ngan inter­na­sional, juga dise­bab­kan rencana pemerintah me­naik­kan harga BBM subsidi serta penge­naan tarif pajak BBM 5 persen.

Namun, berbagai hal positif ju­ga berhasil menahan laju in­flasi, seperti stabilnya nilai tukar rupiah, kebijakan mitigasi ge­jolak harga pangan, integrasi sistem logistik, naiknya invest­ment grade dan ke­bijakan pe­merintah untuk me­nyiapkan ca­dangan fiskal pangan. Gu­bernur BI Darmin Nasution juga yakin laju inflasi tahun ini lebih rendah jika ti­dak ada ke­naik­an harga BBM akan berada di kisaran 3,5 - 5,5 persen. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya