Berita

Terminal Peti Kemas (TPK) Koja

Bisnis

TPK Koja Layani Kapal 5.000 TEUs

RABU, 16 MEI 2012 | 09:06 WIB

RMOL. Terminal Peti Kemas (TPK) Koja untuk pertama kali­nya melayani kapal ber­kapasitas 5.000 TEUs (twenty foot equivalent units).

“Terlayaninya kapal berka­pasitas 5.000 TEUs menjadi buk­ti kesiapan TPK Koja ber­kompetisi di kancah inter­na­sional,” kata General Manager TPK Koja Arif Isnawan di Jakarta, kemarin.

Ia memaparkan, kapal ber­ka­­pasitas 5.000 TEUs kerap dise­but sebagai Panamax Class yang merupakan standar kapal kon­tainer yang digu­na­kan oleh perusahaan pela­yaran internasional.

Arif juga mengemukakan, kapal berkapasitas 5.000 TEUs yang tiba di TPK Koja di­ope­rasikan oleh perusahan pe­layaran terkemuka dari Hong Kong, OOCL (Orient Overseas Container Line).

“Di tengah upaya banyak perusahaan pelayaran inter­na­sional untuk keluar dari krisis yang melanda, OOCL semakin me­mantapkan posisinya seba­gai sebuah perusahaan pela­yaran yang memiliki reputasi tinggi, dengan memperbesar pengo­pe­ra­sian kapalnya dari kapasitas 3.200 TEUs menjadi 4.600 - 5.000 TEUs,” jelasnya lagi.

Selain itu, lanjut Arif, OOCL juga telah memberikan keper­cayaan kepada TPK Koja untuk melayani kegiatan bongkar muat peti kemas setiap pekannya.

Ia menuturkan, TPK Koja sebelumnya memiliki ka­pasitas terpasang sebesar 680.000 TEUs, namun dengan mengop­timalkan fasilitas infra dan suprastruktur yang ada, TPK Koja kini me­ning­katkan kapa­sitasnya menjadi 840.000 TEUs.

“Hal ini telah dibuktikan dengan pencapaian throughput (kapasitas tampung) lebih dari 823.000 TEUs pada tahun 2011 lalu,” katanya.

Arif juga mengatakan, per­olehan throughput TPK Koja pada 2012 sampai dengan April mencapai 271.781 TEUs atau mengalami kenaikan 10,55 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Pada awal tahun 2013, TPK Koja direncanakan akan mem­per­luas kontainer yard dan me­nambah jalur gerbang serta me­nambah fasilitas bangunan dan pendukung operasional.

“Perbaikan fasilitas dan pe­nambahan area ini akan mam­pu meingkatkan kapasitas la­ya­nan TPK Koja menjadi 1.000.000 TEUs,” katanya.  [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya