Berita

gunung padang/ist

Pembuktian Piramida Gunung Padang Masuki Tahap Penting

SELASA, 15 MEI 2012 | 20:45 WIB | LAPORAN: TEGUH SANTOSA

Bila tidak ada aral melintang, dalam waktu dekat ini penelitian "piramida" Gunung Padang di Cianjur, Jawa Barat, akan memasuki tahap penting berupa pengambilan contoh di bawah permukaan.

Pengambil contoh ini dilakukan untuk membuktikan apakah benar di bawah Gunung Padang itu tertimbun bangunan yang berusia ribuan tahun dan berbentuk mengkerucut ke atas atau piramida.

Menurut Asisten Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana, Erick Ridzky, langkah penting ini dilakukan setelah melalui fase-fase pengujian dengan menggunakan metode dan teknik Citra Satelit, Georadar, Geoelektrik, Pengeboran, dan Analisis Karbon.

Penelitian Gununug Padang juga telah berkali-kali diseminarkan, bahkan dibawa ke Focus Discussion Group hingga rembug nasional.

"Akhirnya diputuskan untuk melakukan uji sampling bawah permukaan ini," terang Erick yang juga Koordinator Tim Bencana Katastropik Purba kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa malam, 15/5).

Beberapa waktu lalu Tim Bencana Katastropik Purba dan Kantor SKP BSB telah menyerahkan hasil penelitian sementara mereka kepada tiga kementerian, yakni Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Riset dan Teknologi, dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. dari sudut pandang kelembagaan, sambung Erick, telah disepakati membentuk sebuah tim terpadu dari pelbagai disiplin ilmu.

Erick juga mengatakan, rencana tersebut disambut baik berbagai kalangan di Cianjur, termasuk mahasiswa. Ketua Aliansi BEM Cianjur Jun Guntara, misalnya, berpendapat bahwa penelitian itu akan memberikan dorongan yang kuat untuk pengembangan ilmu pengetahuan. [guh]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya