ilustrasi
ilustrasi
RMOL. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) fokus meningÂkatÂkan produktivitas dan nilai tambah industrialisasi perikanan di Kalimantan Barat (Kalbar). KuÂcuran dana sebesar Rp 48 miliar diturunkan untuk memÂbanÂtu para nelayan di daerah tersebut.
Produktivitas perikanan di Kalbar bisa dibilang cukup meÂlimpah. Masuk ke dalam zona III bersama Natuna, KarimaÂta dan Laut China Selatan, potensi ikan tangkap di perairan Kalbar menÂcapai satu juta ton per tahun.
Menurut data Pemerintah ProÂvinsi Kalbar, tahun 2010 proÂduksi perikanan budidaya sebaÂnyak 21 ribu ton. Tahun 2011 meningkat menjadi 33 ribu ton atau naik 55 persen.
Namun, limpahnya hasil ikan tidak mengubah kesejahteraan hidup para nelayan Kalbar yang masih dilanda kemiskinan. MaÂsih banyak nelayan dan petamÂbak di Kalbar yang hidup misÂkin. Untuk itu, KKP menggeÂlontorkan dana Rp 48 miliar.
“Bantuan sebesar ini kami seÂrahkan kepada kelompok-keÂlomÂpok nelayan di kabupaten/kota di Kalbar,†ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip SuÂtardjo seusai menyeÂrahkan langÂsung bantuan tersebut kepada keÂlompok nelayan di StaÂsiun PeÂngawasan Sumber Daya KelautÂan dan Perikanan (PSDKP) PontiaÂnak, Jumat (11/5).
Bantuan untuk kelompok neÂlayan Indonesia yang diangÂgarÂkan KKP, kata Cicip, guna meÂningkatkan kesejahteraan nelaÂyan yang tahun ini naik dibanÂding 2011. Tahun lalu, KKP membeÂrikan bantuan kepada sekitar 5.000 kelompok nelayan.
Tahun ini, KKP melakukan peningkatan baik jumlah banÂtuan maupun kelompok nelayan yang menerima, yakni sebesar Rp 790 miliar untuk sekitar 9.800 kelomÂpok nelayan di seluruh Indonesia.
Wakil Gubernur Kalbar ChrisÂtianÂdy Sanjaya mengucapkan teÂrima kasih kepada Menteri Cicip yang telah memberikan perhatian serius bagi peningkatan kesejahÂteraan neÂlayan di Kalbar.
“Para kelompok nelayan itu bisa memanfaatkan bantuan tersebut, misalnya untuk peningÂkatan peralatan tangkap dan modal usaha,†ujarnya.
Menurut Cristiandy, berbagai upaya telah dilakukan PemerinÂtah Provinsi Kalbar guna meÂningÂkatkan kesejahteraan neÂlayan. SeÂperti memberikan banÂtuan pada lima kelompok nelayan berupa kapal motor bantuan deÂngan kaÂpasitas 30 gross ton (GT). [Harian Rakyat Merdeka]
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04
Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00
Senin, 12 Januari 2026 | 23:31
Senin, 12 Januari 2026 | 23:23
Senin, 12 Januari 2026 | 23:21
Senin, 12 Januari 2026 | 23:07
Senin, 12 Januari 2026 | 23:00
Senin, 12 Januari 2026 | 22:44
Senin, 12 Januari 2026 | 22:20
Senin, 12 Januari 2026 | 22:08