Berita

Ilustrasi/ist

Dunia

Pemerintah China Bantah Militernya Siap Serang Filipina

SABTU, 12 MEI 2012 | 11:35 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Pemerintah China secara tegas membantah pemberitaan media asing yang menyebutkan bahwa China telah meningkatkan kesiagaan tempur militer akibat sengketa wilayah dengan Filipina di Laut Cina Selatan.

Perselisihan kedua negara diawali ketika pemerintah Filipina mendapati kapal ikan Cina beroperasi di sekitar gugusan karang Scarborough yang hanya berjarak 230 km dari pulau utama Filipina, Luzon.

Saat itu, Angkatan Laut Filipina berusaha menangkap para nelayan Cina itu, namun digagalkan kapal-kapal pengintai Cina yang segera datang ke kawasan itu.


Namun demikian, Kementerian Pertahanan China membantah bahwa negerinya telah mempersiapkan militer untuk berperang melawan Filipina.

"Laporan yang menyebut wilayah militer Guangzhou, armada Laut Cina Selatan dan unit-unit militer lain siap berperang adalah tidak benar," demikian pernyataan Kementerian tersebut sebagaimana dikutip BBC (Sabtu, 12/5).

Kemenhan China ini tidak mau menyebutkan secara spesifik sumber laporan yang mengatakan China siap berperang. Namun dari beberapa rumor yang beredar di berbagai media China menyebutkan pemerintah Negeri Tirai Bambu tersebut tengah meningkatkan kesiagaan militer ke level dua dari empat level persiapan perang yang ada.

Saat ini kedua negara menyiagakan kapal-kapal non militer di gugus karang Scarborough sejak 8 April lalu sebagai upaya menegaskan kedaulatan di kawasan tersebut.

Selain Filipina sejumlah negara lain seperti Brunei, Vietnam dan Malaysia juga terlibat perselisihan dengan China karena mengklaim sebagian wilayah perairan Laut Cina Selatan sebagai teritori mereka.[ian]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya