Berita

karolin margret/ist

BK DPR Mau Pastikan Dulu Video Mesum DPR Asli Atau Tidak

JUMAT, 11 MEI 2012 | 19:16 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Badan Kehormatan (BK) DPR kembali menegaskan akan melakukan pengusutan terhadap video mesum mirip anggota Komisi IX DPR, Karolin Margret Natasa. Reses DPR tak memupus komitmen BK untuk mengusutnya.

Perempuan dalam video itu belum pasti benar Karolin. Namun agar tidak menjadi pergunjingan, maka BK akan mengusutnya.

"Prosesnya jalan terus. Secara formal pengusutan dilakukan setelah masuk masa sidang 14 (Mei) nanti. Prosesnya tidak bisa sekarang karena sesuai tata tertib Dewan, selama reses tidak bisa dilakukan," kata Ketua BK, Muhammad Prakosa, kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (11/5).


Yang akan dilakukan BK pertama kali adalah memastikan apakah video tersebut asli atau tidak. Kalau video itu orsinil, maka BK akan menyelidiki apakah pelakunya anggota Dewan aktif atau hanya mirip.

Kalau ternyata pelaku dalam video mesum benar-benar anggota Dewan aktif, jelas Prakosa lebih lanjut, maka BK akan menyelidiki dan melakukan verifikasi terkait pelanggaran etiknya.

"Setelah kita pastikan bahwa pelaku anggota Dewan aktif, maka kita akan lakukan pemanggilan-pemanggilan. Termasuk kepada yang namanya banyak disebutkan itu (Karolin)," terangnya. [ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya