Berita

ilustrasi, ikan

Bisnis

Dengan Dalih Dukung Ekspor, 20 Perusahaan Raih Izin Impor

Industrialisasi Perikanan Kurang Tertata
RABU, 09 MEI 2012 | 08:17 WIB

RMOL.Untuk menggenjot nilai ekspor produk perikanan, pemerintah akan memberikan izin impor ba­han baku ikan kepada 20 perusa­haan pengolahan ikan di dalam negeri yang selama ini berkontri­busi terhadap 80 persen dari total nilai ekspor perikanan Indonesia.

Dirjen Pengolahan dan Pema­saran Kementerian Kelautan dan Perikanan Saut P. Hutagalung mengatakan, 20 perusahaan eks­portir produk perikanan tersebut masih menghadapi kendala ba­han baku, sehingga utilitas pab­rik pe­ngolahan belum maksimal, hanya sekitar 50-60 persen.

Padahal, jika utilitas pabrik pe­ngolahan dari 20 perusahaan itu dinaikkan menjadi 70 persen, ma­ka akan signifikan dalam me­nam­bah nilai ekspor perikanan.

“Ada 20 eksportir ikan yang ber­kontribusi terhadap 80 persen dari total nilai ekspor perikanan Indonesia, mereka sudah berpe­nga­laman,” ujar Saut di Ja­karta, Senin petang (7/5).  

Dia menuturkan, jika 20 peru­sahaan pengolahan ikan tersebut menghadapi persoalan bahan ba­ku, maka pemerintah sudah se­harusnya ikut memberikan solusi. Apalagi, 20 perusahaan itu ber­kon­tribusi terhadap 80 persen dari total nilai ekspor perikanan.        

“Kita membantu mereka, kalau kendala dia bahan baku, maka impor dibuka, sehingga utilitas pabrik pengolahan naik dari 50-70 persen. Itu hasil dari monito­ring dan evaluasi pada pekan lalu di Surabaya,” terangnya.

Saut menuturkan target ekspor perikanan pada tahun ini 3,6 mi­liar dolar AS. Namun, peme­rin­tah mengharapkan nilai ekspor ikan pada tahun ini bisa mencapai 4,2 miliar dolar AS, karena rea­lisasi pada tahun lalu sebesar 3,5 miliar dolar AS.

Kementerian Kelautan dan Pe­rikanan (KKP) menegaskan, im­portasi ikan diperlukan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dan pengolahan dalam negeri. Saut menuturkan, pada tahun ini diperkirakan impor ikan menca­pai 600.000 ton.

Sebelumnya, Wakil Ketua Ko­misi IV DPR Herman Khaeron mengatakan, industrialisasi peri­kanan bakal sulit direalisasikan, karena kapasitas produksi hanya terpenuhi 30-40 persen.

“Jadi KKP harus mela­kukan penataan terlebih dahulu terkait ketersediaan bahan baku ikan un­tuk industri. Misalnya me­mikir­kan bagaimana cara efektif untuk meningkatkan produksi pe­ri­kanan melalui perikanan tangkap dan perikanan budidaya dan me­ngu­rangi losses (kehi­langan) dari illegal fishing,” ujarnya.

Herman menuturkan, berdasar­kan data Organisasi Pangan Du­nia (FAO), Indonesia kehila­ngan Rp 30 triliun dari aksi illegal fishing. Jika setiap pen­curian itu dihargai Rp 10.000 per kg, maka volume ikan yang dicuri setara dengan 3 juta ton setiap tahun. Angka kehilangan ikan itu se­benarnya mencukupi jika di­gu­nakan untuk memenuhi kebu­tu­han industri perikanan. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya