Berita

Benyamin Netanyahu/ist

Dunia

Terlalu Sering Pojokan Iran, PM Israel Justru Dikecam Rakyatnya Sendiri

MINGGU, 06 MEI 2012 | 14:04 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Terlalu sering memojokkan Iran justru membuat Perdana Menteri  Israel Benyamin Netanyahu mendapat kecaman dari publiknya sendiri. Rakyat Israel mulai kesal lantaran sang Perdana Menteri terlalu terburu-buru menjustifikasi Iran sebagai ancaman terbesar bagi Israel.

Kecaman demi kecaman kepada Netanyahu sudah beberapa kali muncul dari masyarakat Israel. Terakhir kritikan muncul dari Ketua Partai Buruh Shelly Yacimovitch.

"Adalah sebuah kesalahan dengan menempatkan Iran sebagai ancaman utama bagi Israel," ujar Shelly Yacimovitch sebagaimana dilansir AFP (Minggu, 6/5).


Menurutnya, kepemilikan program nuklir Iran yang selalu didengung-dengungkan oleh Netanyahu dianggap terlalu berlebihan. Netanyahu juga terlalu cepat menyebut Iran sebagai ancaman masa depan Israel. Pemerintah Israel, lanjut Yacimovitch, beberapa kali juga mengindikasi akan melakukan sebuah serangan militer terhadap reaktor nuklir Iran.

Hal ini, menurut Yacimovitch, mengesankan bahwa Israel tidak sabar dengan langkah-langkah yang dilakukan oleh dunia internasional. Yacimovich juga menekankan agar Israel berkoordinasi penuh dengan PBB dan AS terkait isu ini.

"Serangan militer hanya menjadi pilihan akhir," kata Yacimovich.

Sebelumnya kecaman terhadap Netanyahu juga muncul dari mantan pejabat Israel Yuval Diskin. Diskin menuduh PM dan Menhan Israel Ehud Barak sebagai seorang 'messianic'. keduanya dituduh telah membohongi publik Israel melalui sebuah pernyataan yang menyebutkan bahwa hanya serangan militer yang bisa mencegah Iran menegembangkan senjata nuklir.[ian]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya