Berita

Nicolas Sarkozy/ist

Dunia

Tim Sukses Sarkozy Mengaku Sulit untuk Menang

MINGGU, 06 MEI 2012 | 12:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Kandidat Presiden Perancis Francois Hollande diprediksi akan mengalahkan kandidar incumbent Presiden Nicolas Sarkozy dalam pemilu presiden putaran kedua yang akan berlangsung pada hari ini (Minggi, 6/5). Hollande diprediksi akan mengalahkan Sarkozy dengan memperoleh 52 persen suara.

Sementara itu, peluang Sarkozy untuk menang sangat tipis. Ia diprediksi hanya akan mendapatkan 48 persen suara. Sulitnya Sarkozy untuk terpilih kembali menjadi Presiden Perancis juga diakui oleh salah satu tim sukses Sarkozy.   

"Saya rasa dari enam kesempatan yang ada, dia (Sarkozy) memiliki satu di antaranya. Namun, dia  seperti seorang pelari. Dia tidak akan menilai semuanya telah berakhir sampai dia tiba di akhir yang sebenarnya," ujar salah seorang tim sukses Sarkozy tersebut sebagaimana dikutip Reuters (Minggu, 6/5).


Dari berbagai jajak pendapat menunjukkan bahwa peluang Holande untuk menang masih diatas Sarkozy. Kepopuleran Hollande ini dipengaruhi oleh kampanyenya terkait kenaikan pajak terutama bagi mereka yang berpenghasilan tinggi untuk membiayai pengeluaran serta membatasi defisit publik.

Pada pemilihan presiden putaran pertama Francois Hollande berada di posisi atas dengan mengantongi 28,6 persen sura sedangkan Nicolas Sarkozy berada diperingkat kedua dengan 26,2 persen. Karena tidak ada calon yang memeperoleh suara 50 persen plus satu maka diadakanlah pemilihan putaran kedua yang sedianya akan berlangsung pada hari ini.

Jika Hollande berhasil mengalahkan Sarkozy dalam pemilu presiden kali ini, maka politisi berusia 58 tahun itu akan tercatat sebagai kandidat Presiden Sosialis pertama yang berhasil menduduki kursi kepresidenan dalam 17 tahun terakhir.[ian]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya