Berita

fauzi bowo

PILKADA DKI JAKARTA

Fauzi Bowo Panik!

MINGGU, 06 MEI 2012 | 10:54 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Pernyataan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli sangat disayangkan. Pernyataan itu tidak pantas dilontarkan mereka sebagai pemimpin.

"Apalagi jika dilontarkan Nachrowi yang juga seorang militer. Pernyataan itu menunjukkan keduanya sebagai pemimpin berjiwa kerdil. Pernyataan itu menunjukkan keduanya tidak siap kalah," ujar Ketua Presidium Indonesia Police Wacth Neta S. Pane kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Minggu, 6/5).

Neta menanggapi pernyataan Fauzi Bowo kemarin, yang mewanti-wanti agar Jakarta tidak seperti Solo, dimana terjadi kerusuhan pada Kamis dan Jumat lalu.  "Tapi saya ingatkan, sudah tidak ada tempat buat baju kotak-kotak disini," tegas Foke, panggilan Fauzi Bowo.

Sementara Nachrowi mengingatkan pendukungnya, agar tetap menjaga Jakarta tetap aman tidak seperti Solo, yang baru saja terjadi keributan. "Jangan kaya di Solo yang rusuh. Kawal terus Jakarta biar aman. Jangan masuk angin," ungkapnya.

Mendengar pertanyaan pasangan tersebut, Neta lalu bertanya, apakah Foke sudah memenuhi janji-janji kampanyenya selama lima tahun ini. Karena faktanya, Jakarta masih tetap banjir, bahkan di jalan-jalan protokol yang tadinya mulus kini tambal sulam kayak orang korengan. " Kerusuhan alias tawuran hampir terjadi tiap hari di Jakarta, mulai tawuran antar kampung, antarormas, antarpreman, anak sekolah, geng motor dan lain-lain," ungkap Neta.

Karena itu, Neta menegaskan, terlalu picik jika Fauzi Bowo membandingkan Jakarta dengan Solo. Solo relatif aman dari kerusuhan dan tawuran, kecuali yang terjadi dua hari lalu.

Dalam setiap kerusuhan atau tawuran di Ibukota, dalam catatan Neta,  jarang sekali Foke terlihat turun ke lapangan. Kerusuhan hanya diatasi polisi. "Padahal biang kerusuhan itu juga harus jadi perhatian Pemprov untuk mengatasinya," ungkap Neta.

Makanya, apa yang disampaikan Foke itu terlalu mengada-ada dan menunjukkan tanda-tanda bahwa cagub incumbent itu semakin panik karena sudah merasakan tidak bakal terpilih lagi. "Sehingga mencari kambing hitam lewat Jokowi," imbuh Neta.

Meski begitu, Neta menyarankan, jika Foke terpilih lagi atau Jokowi yang terpilih, atau siapapun yang jadi DKI-1, harus aktif melakukan pendekatan kepada tokoh-tokoh masyarakat. Tujuannya untuk menekan maraknya aksi tawuran yang berbuntut pada kerusuhan massa. [zul]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya