ilustrasi, ujian nasional (UN)
ilustrasi, ujian nasional (UN)
RMOL.Indonesian Coruption Watch (ICW) menuding Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhammad Nuh tidak serius menanggapi laporan masyarakat soal kecurangan pelaksanaan ujian nasional (UN) di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Menyusul laporan ICW soal ujian nasional (UN) ini, KemenÂterian PenÂdiÂdÂiÂkan dan KebuÂdaÂyaan (KeÂmenÂdikÂbud) masih terÂkesan enggan meÂnangÂgaÂpiÂnya. AlaÂsannya, lapoÂranÂnya maÂsih buÂtuh waktu peÂnÂdaÂlaman.
“Kami tidak bisa memastikan deÂngan cepat. Semua harus bertaÂhap. Laporan ini kami terima dari Puspendik dan akan diputuskan lewat sidang pleno BSNP,†ucap anggota Badan Standarisasi NaÂsional Pendidikan (BSNP), Teuku Ramli Zakaria di Gedung KeÂmenÂdikbud, Jakarta, Jumat (27/4).
Dia mengakui, proses penÂdaÂlaman laporan kecurangan UN ini butuh waktu panjang. Hal ini seÂkaligus juga untuk mengetahui apakah pola jawaban siswa seÂsuai dengan pola UN di tempat tersebut.
Akibatnya, ICW pun menuÂding Kemendikbud tak serius meÂnanggapi laporan kecurangan pelaksanaan UN tingkat SMP. “Jika kementerian serius sedikit saja, pasti dapat bukti terjadinya kecurangan,†kata Koordinator Divisi Monitoring Pelayanan PubÂlik ICW Febri Hendri.
Dia menuding, posko yang dibentuk pemerintah untuk meÂnamÂpung laporan masyarakat terkait kecurangan pelaksanaan UN tidak dimanfaatkan secara optiÂmal. “Posko bukan mengÂungÂkap keÂcurangan, tapi menuÂtupi,†cetus.
Sementara itu, pengamat penÂdidikan Darmaningtyas mengataÂkan, pelaksanaan UN belum daÂpat menjawab berbagai persoalan terkait peningkatan mutu penÂdiÂdikan nasional karena fokus pada unsur pengamanan berlebihan.
“Pengawasan terlalu ketat daÂlam pelaksanaan UN ini tanpa diÂsadari telah menanamkan bibit keÂtidakpercayaan terhadap guru dan murid,†ungkap DarmaÂningÂtyas kepada Rakyat Merdeka di Jakarta, kemarin.
Menurut dia, pelaksanaan UN ini merupakan bentuk kebijakan bohong yang dilakukan negara terÂhadap dunia pendidikan. AlaÂsannya, pelaksanaan UN telah mengabaikan hasil ujian sekolah.
“Meski ujian di sekolah itu berÂperan dalam memberi kontribusi kelulusan, tetap saja hasil akhir UN yang keÂmudian menjadi peÂnentu keluluÂsan,†ujarnya.
Anggota Komisi X DPR RaiÂhan Iskandar mengatakan, pelakÂsaÂÂnaan UN dari tahun ke tahun leÂbih mengedepankan penÂdeÂkaÂtan keÂamanan sehingga siswa cenÂderung tidak percaya diri. PengaÂwaÂsannya sangat berÂlebihan.
“Ketika proses pendidikan diÂawasi polisi, padahal adalah tugas guru, mereka yang harus diÂtaÂnamkan pendidikan karakÂteÂrÂnya untuk mengajarkan kejujuran dan bukan kemudian pengÂamanÂan diserahkan kepada polisi,†katanya.
Menanggapi hal tersebut pun, Menteri Pendidikan dan KebuÂdayaan (Mendikbud) MuhamÂmad Nuh tetap bersikukuh meÂngaÂtakan, tetap tidak adanya keÂboÂcoran soal pada pelaksanaan ujian nasional tahun ini. BerÂdaÂsarkan fakta di lapangan, katanya, tidak ada bukti kebocoran soal atauÂpun kunci jawaban.
“Kebocoran soal hanyalah isu dan masih bersifat persepsi. SeÂmentara Kemendikbud tidak beÂkerja berdasarkan persepsi, meÂlainkan data faktual di lapangan. Adapun data faktual tersebut meÂliÂputi lokasi sekolah dan kunci jaÂwaban apa yang disebarkan,†ucap Nuh.
Seperti diketahui sebelumnya, ICW bersama Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) meneÂrima kunci jawaban untuk mata ujian Matematika (SMP) pada Selasa 24 April 2012. Akurasi dari kunci jaÂwaban yang bocor juga dikaÂtakan Febri cukup tingÂgi, yakni lebih dari 60 persen. Inilah yang memÂÂbuatÂnya yakin jika kebocoran UN berÂlangsung. [Harian Rakyat Merdeka]
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55
UPDATE
Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10
Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00
Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44
Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34
Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03
Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41
Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39