Berita

Gumilar Rusliwa Soemantri/ist

Rektor UI: Mahasiswa Inginkan Gubernur yang Punya Visi dan Misi Kongkrit

Foke-Nara Tidak Hadir dalam Debat Cagub di UI
JUMAT, 27 APRIL 2012 | 19:01 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Ibu Kota Jakarta diharapkan sosok pemimpin yang memiliki visi dan misi yang jelas, sehingga dapat membawa perubahan Jakarta ke arah yang lebih baik.

Demikian disampaikan Rektor Universitas Indonesia (UI), Gumilar Rusliwa Soemantri, sebelum acara Diskusi Publik bertema 'Mengupas Visi dan Misi Calon Gubernur DKI' bertempat di Plaza Perpustakaan Universitas Indonesia, Depok, Jumat (27/4).
Menurutnya, kalangan mahasiswa menginginkan sosok gubernur yang memiliki visi dan misi konkrit dan mampu memecahkan segala permasalahan di Jakarta. Itu sebabnya visi-misi mereka perlu di dengar. "Universitas ingin dengar sosok DKI 1 seperti apa. Bagus atau baik sekali?," kata Gumilar.

Gumilar berharap visi misi yang akan disampaikan lima kandidat siang ini dapat memberikan pengetahuan dan referensi kepada para mahasiswa.

Gumilar berharap visi misi yang akan disampaikan lima kandidat siang ini dapat memberikan pengetahuan dan referensi kepada para mahasiswa.

Selain Sutiyoso, tim panelis debat kali ini adalah Gumilar dan beberapa dosen lain. "Diskusi ini terbuka dengan berbagai macam perdebatan dan masukan, ada panelis dari akademis juga, perdebatan yang mungkin bisa menguras berbagai macam konsep," ujar Gumilar.

Lima pasang bakal calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta sore harusnya beradu visi dan misi dalam sebuah acara debat. Acara ini bertempat di Plaza Perpustakaan Universitas Indonesia, Depok.

Dalam acara ini, pasangan Hidayat Nur Wahid-Didik Rachbini, Jokowi-Ahok, Alex Noerdin-Nono Sampono, Faisal Basri-Biem Benyamin, dan Hendardji Supandji-Riza Patria, akan menjawab pertanyaan panelis. Salah satu panelis adalah mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso.

Sayangnya, debat kali ini tidak dihadiri oleh pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli. Ketua Pelaksana Debat, Agung Suriyo, mengaku sudah mengundang pasangan ini.

"Sudah diundang, tapi tak mau, alasannya karena dia belum mau kalau belum diresmikan KPUD. Dia hanya mau ikut debat yang dilaksanakan KPUD," ungkap Agung. [mar]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Mahkota Peradaban adalah Kemanusiaan

Senin, 26 Januari 2026 | 17:59

Thomas Djiwandono Ulas Arah Kebijakan Ekonomi di Hadapan DPR

Senin, 26 Januari 2026 | 17:49

Pemkab Bekasi Larang Developer Bangun Rumah Baru

Senin, 26 Januari 2026 | 17:46

Pengamat: SP3 Eggi Sudjana Perlu Dikaji Ulang

Senin, 26 Januari 2026 | 17:31

Adies Kadir Diusulkan jadi Calon Hakim MK Gantikan Arief Hidayat

Senin, 26 Januari 2026 | 17:26

Oknum TNI AL Pengeroyok Buruh di Talaud Bakal Ditindak Tegas

Senin, 26 Januari 2026 | 17:13

KLH Tunggu Langkah Kementerian Lain soal Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Senin, 26 Januari 2026 | 16:58

Noel Ebenezer Ingatkan Purbaya: Ada Pesta Bandit Terganggu

Senin, 26 Januari 2026 | 16:53

Longsor Watukumpul

Senin, 26 Januari 2026 | 16:51

Habiburokhman: Rekomendasi DPR kepada Polri Bersifat Mengikat

Senin, 26 Januari 2026 | 16:42

Selengkapnya