ilustrasi, Pembangkit Listrik
ilustrasi, Pembangkit Listrik
RMOL. Peraturan penghematan pengÂgunaan listrik untuk mengÂhemat anggaran subsidi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) segera dikeluarkan.
“Selain melakukan pembataÂsan BBM subsidi, pihaknya juÂga segera mengeluarkan perÂaturan menteri untuk mengÂheÂmat penggunaan listrik,†ujar MenÂteri Energi dan Sumber DaÂya Mineral (ESDM) Jero Wacik di sela-sela acara pembukaan MuÂsyawarah Perencanaan PemÂbangunan Nasional (MusÂrenÂbangnas) di Jakarta, kemarin.
Dalam peraturan tersebut, kata Wacik, gedung-gedung perÂkantoran akan diminta meÂlakukan penghematan pengÂguÂnaan listrik. Jadi, nanti ada aturan kapan listrik boleh dinyalakan dan dimatikan.
Menurutnya, dengan adanya pengÂhematan penggunaan listrik ini secara otomatis akan menghemat BBM. Sebab, saat ini pembangkit listrik PerusaÂhaan Listrik Negara (PLN) banyak menggunakan BBM.
Selain itu, menteri asal Partai Demokrat ini mengatakan, muÂlai Juni 2012 pembangkit lisÂtrik baru tidak boleh lagi mengÂguÂnakan BBM sebagai energi priÂmernya karena memÂbebani angÂgaran subsidi. “UnÂtuk yang lama, masih kita biarÂkan karena suÂdah berjalan. Nah, yang baru-barau nanti kita laÂrang gunakan BBM lagi,†jelasnya.
Ke depannya, pembangkit harus menggunakan energi baru dan terbarukan seperti geotherÂmal (panas bumi), air dan pengÂgunaan listrik tenaga surya.
Menanggapi hal ini, Dirjen Ketenagalistrikan KeÂmenterian ESDM Jarman mengaÂtakan, pelarangan pengÂgunaan BBM sebagai energi primer pemÂbangkit listrik meÂnyusul pengÂoperasian unit peÂnampungan dan regasifikasi terÂapung di laut utara Jakarta mulai akhir Mei ini.
Jarman mengatakan, nantiÂnya pemakaian BBM subsidi hanya akan digunakan pada pemÂbangkit di luar Jawa dan Bali.
NaÂmun, untuk luar Jawa, pemÂbangkit masih bisa mengÂgunakan BBM untuk meningÂkatkan rasio elektrifikasi di luar Jawa. Dengan begitu, terdapat peÂngalihan penghematan BBM pemÂbangkit di Jawa ke luar Jawa. [Harian Rakyat Merdeka]
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55
UPDATE
Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10
Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00
Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44
Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34
Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03
Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41
Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39