Berita

Dahlan Iskan

Bisnis

Dahlan Minta Pertamina Tak Jual Bensin di Kawasan Elit

Keluarin Uneg-uneg di Rapat
KAMIS, 26 APRIL 2012 | 08:00 WIB

RMOL.Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menginginkan Pertamina tidak menjual BBM subsidi di Sta­siun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sekitar kawasan elit.

Alasan ini diungkap Dahlan lantaran sampai saat ini Per­tamina belum memiliki metode yang pas untuk membatasi pe­makaian BBM, baik yang pre­mium maupun pertamax di SPBU sekitar kawasan elit.

“Usulan ini mengacu pada kebijakan Pertamina saja, tidak perlu keputusan Presiden. Saya meminta pertamina untuk tidak men­jual BBM bersubsidi (pre­mium) di kawasan elit,” kata Dahlan di Jakarta, kemarin.

Dia menyebut usulan ini bu­kan kebijakan dadakan. Un­tuk merealisasikan ke­bija­kan ini, bos Jawa Pos Group ini me­nyem­patkan diri mampir ke kantor Perta­mina sebelum meng­hadiri seminar. “Ketika sampai di sana, direk­si Pertamina sedang rapat, terus saya masuk saja ke ru­angan, ikut rapat. Kemudian sa­ya sampaikan uneg-uneg saya di sana,” ujarnya.

Jika keputusan ini benar-benar terlaksana, maka SPBU milik Pertamina di kawasan elit seperti di Pondok Indah, Per­mata Hijau, Rasuna Said Ku­ningan dan daerah-daerah elit lainnya tidak akan lagi menjual premium. Sementara Ma­sya­rakat yang ingin mem­beli Premium bisa membelinya di SPBU di kawasan pinggiran.

“Maksudnya, premium itu nanti akan ditujukan untuk masyarakat di kelas ekonomi menengah ke bawah atau yang masih layak disubsidi. Soal waktu keputusannya, masih menunggu kesiapan Pertamina. Yang penting saya sudah ngomong,” tukasnya. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya