ilustrasi, PT Pelabuhan Indonesia (PeÂlindo) II
ilustrasi, PT Pelabuhan Indonesia (PeÂlindo) II
RMOL. PT Pelabuhan Indonesia (PeÂlindo) II optimistis keseluruhan pemÂbangunan New Priok Port akan rampung 2023 dan meÂmiliki total kapasitas hingga 13 juta TEUs. Keberadaan pelabuhan model baru tersebut juga diÂpastikan mampu mendorong penguatjalur mata rantai logistik nasional dan menarik investor asing.
Direktur Utama Pelindo II RJ LiÂno mengatakan, rencana pemÂbangunan New Priok Port ini didasari mandat pemerintah melalui Perpers No 36 Tahun 2012 yang ditanda tangani 5 April 2012. Pembangunan pelabuhan baru ini akan melalui tiga tahap. Yakni, pembangunan satu terÂminal kontainer serta dua terÂmiÂnal bahan bakar minyak dan gas.
“Pembangunan terminal konÂtainer tahap pertama yakni terÂminal kontainer ditargetkan muÂlai 2014,†papar Lino dalam konÂferensi persnya di Jakarta, kemarin.
Untuk itu, pihaknya akan meÂnanamkan investasi sebesar Rp 11,75 triliun dari total keseÂluÂruhan pembangunan New Priok Port yang diperkirakan memÂbutuhkan dana Rp 22,66 triliun. Sisanya akan ditanggung invesÂtor yang sampai saat ini belum ditetapkan.
Dana pembangunan pelabuÂhan baru ini juga akan berÂsumÂber dari jalur alternatif atau dana pinjaman nasional dan interÂnasional.
Lino menjelaskan, pelabuhan ini didesain dengan kedalaman draft hingga -20 mLWS dengan tahap pertama dilakukan pengeÂrukan sedalam -16 mLWS. Alur peÂlayaran akan memakai dua arah dengan kelebaran 300 meter. Lebar ini untuk mempercepat arus kedaÂtangan dan keberangkatan kapal.
“Pembangunan tahap pertaÂma yakni terminal kontainer akan memakan lahan seluas 195 hekÂtar dengan panjang 4.000 meÂter dan mampu menampung konÂtainer hingga 4,5 juta TEÂUs,†jelas Lino.
Untuk lahan pembangunan terminal tersebut, menurut Lino, sudah ada. Daratan itu berasal dari hasil reklamasi. Dengan cara reklamasi, budget untuk pembangunan keseluÂruhan terminal bisa diminimalisir.
Awal Juni diharapkan sudah ada kontraktor yang menang sekaligus pemancangan tiang pertama. Pengelolaan pelabuÂhan ini nantinya akan meliÂbatkan sepuluh anak perusahaan yang akan dapat memastikan New Priok Port masuk dalam daftar negara dengan jasa peÂlabuhan berskala internasional.
Lino berharap pembangunan pelabuhan ini dapat meningÂkatkan produktivitas pelabuhan hingga berada di level setaraf deÂngan pelabuhan internasional lain di dunia.
“New Priok Port di masa mendatang akan bisa memÂfaÂsilitasi kapal-kapal besar seuÂkuran EEE Class. Dengan deÂmikian, keberadaannya juga akan menekan ongkos transporÂtasi dan logistik para pelaku usaha, yang hingga akhirnya mamÂpu menggerakkan perÂdagangan serta perekonomian,†kata Lino. [Harian Rakyat Merdeka]
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55
UPDATE
Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10
Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00
Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44
Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34
Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03
Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41
Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39