Berita

pengejar aning/ist

FESTIVAL FILM BANDUNG

Alex Noerdin Bangga "Pengejar Angin" Kantongi Nominasi Terbanyak

SENIN, 23 APRIL 2012 | 14:58 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Film Pengejar Angin yang mengambil setting keindahan alam Sumatera Selatan kembali mendapatkan penghargaan dari insan perfilman di tanah air. Setelah meraih Piala Citra pada Festival Film Indonesia 2011 lalu, kali ini film yang digarap oleh Pemprov Sumsel bekerjasama dengan Putaar Production ini meraih nominasi terbanyak pada Festival Film Bandung, 12 Mei mendatang.

Sutradara Pengejar Angin, Hanung Bramantyo menjelaskan kesuksesan film yang dibesutnya tersebut berkat dukungan penuh dari seluruh masyarakat Sumsel.

"Apresiasi dan penghargaan juga kami berikan kepada bapak Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin. Jarang ada pejabat atau pimpinan yang memeliki kepedulian untuk membuat sebuah produk kebudayaan," ungkap Hanung di Gandaria City, Jakarta (Senin, 23/4).


Hanung menjelaskan sejauh ini respon masyarakat terhadap film Pengejar Angin sangatlah tinggi.

"Memang untuk di kelas cinema 21 belum sesuai harapan kami, tapi yang cukup mengagetkan kani adalah antusias masyarakat di bioskop-bioskop rakyat dan justru di luar Sumsel," ujarnya.

Film yang juga dibuat untuk menyambut pelaksanaan SEA Games XXVI lalu ini dinilai berhasil mematahkan anggapan bahwa film yang menggunakan bahasa daerah tidak bisa bersaing.

"Kami memutarnya di Blora, Temanggung, Brebes dan berbarengan dengan film Tendangan Dari Langit. Pengejar Angin mendapatkan respon yang lebih baik. Padahal selama ini ada kekhawatiram film yang tidak menggunakan bahasa Indonesia atau Jakarta tidak mungkin laku," urainya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin menyambut baik keberhasilan film Pengejar Angin dan menyatakan dukungannya untuk kemajuan film nasional.

"Saya berharap film Indonesia mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri. Tentunya film yang ditampilkan haruslah berkualitas," jelas Alex.

Calon Gubernur DKI dari partai Golkar ini menjelaskan dirinya sengaja meminta Hanung Bramantyo untuk membuat sebuah film yang menonjolkan kebudayaan Sumsel dan berisi kearifan lokal.

"Piala Citra yang sudah diraih semoga menjadi pemacu bagi kami untuk terus menghasilkan karya seni yang berkualitas. Banyak yang bertanya dimana lokasi film tersebut, karena memang sangat indah namun memang belum pernah terekspos secara maksimal, lokasinya di Semendo Lahat yang memang jarang dikunjungi wisatawan. Saya berharap di film-film berikutnya potensi wisata Sumsel yang lainnya juga mampu diperkenalkan," demikian Alex. [ysa]

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Obituari Dudi Sudibyo

Senin, 16 Maret 2026 | 21:36

Sekda Jateng Diperiksa Kejati

Senin, 16 Maret 2026 | 21:12

Mendes Optimistis Ekonomi Desa Bergerak Bersama Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 21:06

Kopra by Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Lebih dari 32 Ribu Orang Ikut Mudik Gratis Presisi 2026

Senin, 16 Maret 2026 | 20:58

Kunjungi Kantor Agrinas, Menkop Godok Operasional Kopdes

Senin, 16 Maret 2026 | 20:49

Media Berperan Penting sebagai Pilar Demokrasi

Senin, 16 Maret 2026 | 19:48

PT KAI Bangun 5.484 Rusun Nempel Stasiun di Empat Kota

Senin, 16 Maret 2026 | 19:28

Survei Konsumen: Komitmen Lingkungan Jadi Penentu Pilihan AMDK

Senin, 16 Maret 2026 | 19:14

Untung dari Perang

Senin, 16 Maret 2026 | 19:05

Selengkapnya